Penyebab Kapal Pinisi Dewi Anjani Tenggelam di Labuan Bajo, Diduga karena ABK Tertidur

2026-01-11 03:40:53
Penyebab Kapal Pinisi Dewi Anjani Tenggelam di Labuan Bajo, Diduga karena ABK Tertidur
- Selepas insiden tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, Labuan Bajo pada Jumat , kapal pinisi wisata KM Dewi Anjani juga dilaporkan tenggelam.Kapal pinisi Dewi Anjani tenggelam di perairan Dermaga Pink, Labuan Bajo, pada Senin pagi.Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto mengatakan, kapal itu tidak sedang berjalan, tetapi tengah diikat di mooring.Stephanus mengatakan, pihaknya bersama pemilik kapal saat ini masih dalam proses pengapungan kapal yang tenggelam tersebut.Baca juga: Ini Keistimewaan Terusan Panama, Kapal Bisa Bayar Miliaran Rupiah Sekali LewatStephanus menegaskan, kapal tersebut tenggelam bukan karena dihantam gelombang di tengah lautan.Kejadian ini terjadi pada Senin pagi saat kapal tersebut berlabuh di sekitar Dermaga Pink, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT."Kru tertidur lupa pompa got, air masuk karena hujan deras," ucap Stephanus saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin siang.Stephanus mengatakan, dalam insiden tersebut tak ada korban jiwa. Semua anak buah kapal (ABK) dinyatakan selamat.Sedangkan dilansir dari Tribunnews, awalnya informasi mengenai peristiwa tersebut beredar melalui unggahan akun Facebook @Pelaut Pariwisata Labuan Bajo.“Selamat pagi, izin update. Tenggelam Kapal Dewi Anjani di mooring sekitaran Dermaga Pink Kampung Tengah. Kronologinya belum tahu,” tulis akun tersebut.Dari foto yang diunggah terlihat kondisi kapal dalam keadaan miring ke satu sisi.Selain itu, terlihat sebagian besar badan kapal terendam air hingga nyaris seluruh lambung tenggelam.Salah seorang kru kapal wisata di Labuan Bajo, Hardinal, membenarkan peristiwa tersebut.Hardinal mengatakan KM Dewi Anjani baru menyelesaikan perjalanan wisata dan telah berlabuh sejak sehari sebelumnya.“Kapalnya pulang trip kemarin. Mungkin sementara berlabuh,” kata Hardinal.Baca juga: Kronologi Tragedi Kapal Wisata di Perairan Komodo, Pelatih Valencia Women B dan Tiga Anaknya Tewas


(prf/ega)