KUPANG, - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca ekstrem masih akan melanda wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam sepekan ke depan, terhitung mulai 22 hingga 28 Desember 2025.Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenotek, menjelaskan bahwa saat ini terpantau adanya sirkulasi siklonik di wilayah selatan NTT atau di utara Australia yang berpotensi berkembang menjadi bibit siklon tropis.Selain itu, aktifnya gelombang atmosfer Low turut diperkuat dengan prakiraan aktifnya Gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin di sekitar wilayah NTT.Baca juga: Bibit Siklon 93S Berpotensi Tinggi Jadi Siklon Tropis, Wilayah Ini Waspada Cuaca Ekstrem“Kondisi ini menyebabkan terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan angin, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT," kata Sti Nenotek dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin .Situasi tersebut sangat mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.BMKG mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang berpeluang terjadi di hampir seluruh wilayah NTT.Daerah yang diprakirakan terdampak meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Malaka, Belu, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.Baca juga: BMKG Antisipasi Siklon 93S Picu Cuaca Ekstrem, BPBD Jabar Sebar Peringatan Dini“Khusus untuk wilayah dengan topografi curam, bergunung, dan bertebing, masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi tanah longsor dan banjir bandang, terutama jika hujan sedang hingga lebat terjadi dalam durasi yang panjang,” ujarnya.Selain itu, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur, diingatkan untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan akibat intensitas hujan yang tinggi.BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca bersifat dinamis, sehingga masyarakat diharapkan terus memantau dan memperbarui informasi cuaca serta peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.Para kepala daerah juga diimbau untuk berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri setempat guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di wilayah masing-masing.
(prf/ega)
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di NTT hingga 28 Desember 2025
2026-01-13 06:21:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:50
| 2026-01-13 05:36
| 2026-01-13 04:32
| 2026-01-13 04:27
| 2026-01-13 04:21










































