JAKARTA, - Sebanyak 20 siswa SDN Meruya Selatan 01, Jakarta Barat, mengalami keluhan pusing dan mual setelah mengonsumsi menu makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu lalu.Dugaan keracunan makanan ini bermula sesaat setelah para siswa menyantap menu MBG yang dibagikan sekitar pukul 09.00 WIB."Awal ada dugaan itu, ketika kita selesai membagikan dan anak-anak mengonsumsi makanan tersebut, ada beberapa siswa yang mengeluh, pusing dan mual," kata Wakil Kepala Sekolah SDN Meruya Selatan 01, Nursyamsiyah, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin .Baca juga: Kala Label SNI Nampan MBG Diduga Dipalsukan di Jakut…Nursyamsiyah menyampaikan, menu MBG yang tersaji saat itu terdiri dari mi, tahu, telur kecap, dan puding.Menurut dia, makanan yang diduga menjadi penyebab keluhan yang dialami puluhan siswanya adalah puding yang diberikan sebagai pengganti menu buah.Beberapa puding yang dibagikan ke siswa memiliki aroma yang tidak wajar."Kebetulan sih ada puding sampel, tapi tidak semua puding ya. Jadi pudingnya puding cokelat, tapi kebetulan ada yang berbau seperti gosong, mungkin bau asap, bau gosong, tapi yang lain sih normal," jelasnya.Sekitar 30 menit hingga satu jam setelah mengonsumsi MBG, sejumlah siswa dilaporkan mengalami pusing, mual, hingga muntah-muntah di sekolah.Menghadapi situasi tersebut, pihak sekolah segera bertindak sesuai arahan dengan melaporkan kejadian ke pihak Satuan Pelaksana Pendidikan Gizi (SPPG) Meruya Selatan.Baca juga: Polisi: Onad Pakai Narkoba karena Ada Masalah Pribadi"Akhirnya mereka langsung datang kemari, bagian BGN-nya juga kemari, terus mereka yang langsung menghubungi puskesmas," ujar Nursyamsiyah.Awalnya, ada tujuh siswa yang diduga keracunan dan segera dibawa ke RSUD Kembangan karena Puskesmas Meruya Selatan tengah penuh pasien."Awal itu kan kita ada tujuh siswa ya, itu kan karena kita menunggu puskesmas juga belum datang ke sekolah. Akhirnya kan disarankan bawa ke RSUD," ucap dia.Setelah tim SPPG tiba di sekolah, barulah dokter dari puskesmas datang untuk memeriksa 13 siswa lainnya.Beruntung, gejala yang dialami para siswa tidak parah. Setelah mendapat perawatan dan obat dari RSUD, mereka pulih dan bisa kembali bersekolah keesokan harinya."Alhamdulillah anak-anak sudah baik, dan besok harinya sudah masuk semua anak-anak, langsung belajar," tambahnya.Baca juga: Rano Karno Ingin Tiru Bali, Punya Pecalang untuk Jaga Keamanan Warga
(prf/ega)
20 Siswa SDN Meruya Selatan 01 Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG
2026-01-11 04:03:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:55
| 2026-01-11 03:45
| 2026-01-11 03:43
| 2026-01-11 01:58










































