Trend Micro: Kejahatan Siber Masuki Era Otomatisasi pada 2026

2026-02-06 23:37:51
Trend Micro: Kejahatan Siber Masuki Era Otomatisasi pada 2026
- Laporan terbaru dari perusahaan keamanan siber, Trend Micro memperingatkan bahwa tahun 2026 akan menjadi tonggak penting dalam lanskap keamanan siber global.Dengan semakin majunya teknologi kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi, para pelaku kejahatan diperkirakan mampu menjalankan serangan secara otonom dari awal hingga akhir.Kondisi ini dinilai akan menambah kompleksitas tantangan bagi organisasi, termasuk di Indonesia, yang tengah mempercepat digitalisasi di berbagai sektor.Ryan Flores, Lead Forward-Looking Threat Research di Trend Micro, mengatakan bahwa pergeseran ini akan meninggalkan pola lama kejahatan siber sebagai “layanan”, dan masuk ke era operasi yang sepenuhnya otomatis.Baca juga: Konvensi PBB Disahkan: Babak Baru Kerja Sama Global Lawan Kejahatan Siber“Tahun 2026 akan diingat sebagai tahun di mana kejahatan siber menjadi industri yang terotomatisasi. Kita memasuki era di mana agen AI menemukan, mengeksploitasi, dan memonetisasi kelemahan tanpa input manusia,” ujarnya.Trend Micro menyoroti bagaimana AI generatif dan sistem agentik tengah mentransformasi ekonomi kejahatan siber, seperti upaya pembobolan tanpa campur tangan manusia yang bisa beradaptasi secara real time, malware polimorfik yang terus-menerus menulis ulang kodenya sendiri, dan social engineering berbasis deepfake. Kesemuanya itu akan menjadi alat standar bagi para penyerang di masa depan.Sejumlah teknik yang sebelumnya membutuhkan keterampilan khusus manusia pun, kini dapat dijalankan secara otomatis oleh sistem yang terus belajar dan beradaptasi.Contohnya,pengintaian target, pencarian celah keamanan, penyusupan, hingga pemerasan yang dapat dilakukan dalam hitungan detik. Malware generasi baru bahkan mampu menulis ulang kodenya sendiri secara berkelanjutan, membuatnya sulit dideteksi oleh mekanisme keamanan tradisional.Baca juga: Bos Trend Micro: Cybertron, Model AI Pertama Pengadang Serangan SiberBentuk-bentuk manipulasi sosial, termasuk deepfake suara maupun video, diperkirakan akan menjadi taktik standar para penyerang dalam menipu organisasi dan individu.Lingkungan hybrid cloud, rantai pasokan software, dan infrastruktur AI diprediksi akan menjadi target utama pada tahun 2026. Paket open source yang dirusak, container image yang berbahaya, dan identitas cloud yang over-privileged (memiliki hak akses berlebihan) akan menjadi vektor-vektor serangan yang umum.Sementara kelompok-kelompok yang disponsori negara akan semakin beralih ke strategi “harvest-now, decrypt-later” yakni aksi spionase yang melibatkan pencurian data-data terenkripsi dengan keyakinan kemajuan komputasi kuantum di masa depan akan memungkinkan data-data tersebut didekripsi.Trend Micro menyarankan agar berbagai organisasi di seluruh dunia beralih dari pertahanan reaktif ke ketahanan proaktif dengan mengintegrasikan keamanan dalam setiap lapisan pengadopsian AI , operasional cloud, dan pengelolaan rantai pasokan mereka.Organisasi yang mengintegrasikan penggunaan AI yang etis, pertahanan yang adaptif, dan pengawasan manusia, akan meraih kesuksesan di masa depan.Prediksi Trend untuk tahun 2026 menekankan langkah ke depan berdasarkan visibilitas, otomatisasi dengan validasi manusia, dan pergeseran budaya yang menempatkan keamanan sebagai infrastruktur strategis."Mereka yang berinovasi secara aman, dengan menyeimbangkan kecepatan dan tata kelola, serta kecerdasan dengan etika, akan menetapkan standar untuk kepercayaan dan ketahanan di dunia yang semakin otonom," tulis Trend Micro.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-06 23:45