Banjir Sambut Momen Kelahiran, Kisah Ibu Jaga Bayinya di Tengah Genangan Air Cirebon

2026-01-12 04:31:56
Banjir Sambut Momen Kelahiran, Kisah Ibu Jaga Bayinya di Tengah Genangan Air Cirebon
CIREBON, — Seorang ibu rumah tangga yang baru melahirkan satu pekan menolak dievakuasi tim gabungan di Blok 2 Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Senin siang.Dia memilih menjaga sang bayi pasca-operasi caesar di atas kasurnya di tengah kondisi banjir setinggi sekitar 30 sentimeter.Pantauan Kompas.com di lokasi, kondisi ini terungkap setelah tim gabungan BPBD Kabupaten Cirebon, TNI, Polri, dan perangkat Desa Panguragan Kulon mendengar kabar tersebut.Mereka langsung mendatangi rumah Megawati dan menemukan bayi yang masih merah dan baru dilahirkan di atas kasur bersama ibunya.Baca juga: Banjir Rendam Lima Kecamatan di Kabupaten Cirebon, Warga: Ini Tak Biasa...Ajakan petugas sangat beralasan.Kondisi rumah Megawati untuk menjaga bayi yang masih sangat sensitif kurang nyaman.Air masih menggenangi seluruh rumah yang membuat hawa dingin dan lembap.Selain itu, dinding sebagian besar rumahnya pun mengelupas dan kotor.Di bagian belakang, kayu atap sudah patah dan nyaris roboh. Ada dua tiang yang berfungsi menjaga kayu-kayu keropos itu untuk tetap bertahan.Namun, tawaran bantuan evakuasi dari petugas ditolak Megawati.Dia beralasan tidak kuat banyak berjalan karena rasa sakit pasca-operasi caesar yang masih sangat dirasakan.Dia merasa lebih nyaman berdiam diri di kasurnya bersama sang bayi dengan kondisi yang serba terbatas.Baca juga: Banjir Meluas ke 20 Desa di Cirebon, BPBD Siaga Evakuasi WargaPetugas memberikan informasi bahwa kondisi lingkungannya saat ini rawan bagi sang bayi yang baru dilahirkan.Bayi harus segera diungsikan ke tempat yang lebih aman dan nyaman.Megawati akhirnya setuju dan langsung dievakuasi bersama-sama ke rumah tetangganya.


(prf/ega)