[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kebakaran Apartemen Hong Kong | Banjir Maut Asia Tenggara

2026-01-12 03:49:43
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kebakaran Apartemen Hong Kong | Banjir Maut Asia Tenggara
- Sejumlah bencana mendominasi Kabar Dunia Sepekan kali ini, mulai dari kebakaran apartemen Hong Kong hingga banjir maut Asia Tenggara.Sementara itu, Selandia Baru berencana memusnahkan populasi kucing liar pada 2050, dan Jepang menciptakan inovasi mesin cuci untuk mandi manusia.Berikut adalah rangkuman Kabar Dunia Sepekan mulai Senin hingga Minggu .Baca juga: Marak Scam di Kamboja, Kenapa Malah Makin Banyak WNI ke Sana?Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Perdana Menteri China Li Qiang tidak bertegur sapa sepanjang KTT G20 di Afrika Selatan.Momen tersebut mengemuka di tengah memburuknya hubungan kedua negara setelah pernyataan Takaichi soal kemungkinan serangan China terhadap Taiwan.Usai menghadiri KTT dua hari yang menjadi debutnya di G20, Takaichi mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak menjadwalkan pertemuan dengan Li.Baca selengkapnya di sini.Di tempat yang jauh dari kawasan perkotaan di Kamboja, seorang pria Indonesia berinisial RI berlari ketakutan, meninggalkan barang-barang berharganya—paspor, ponsel, ijazah, dan dokumen penting lainnya.Ia baru saja meloloskan diri dari sebuah kompleks yang ia sebut sebagai “penjara”, tempat ratusan orang dipaksa melakukan penipuan daring atau online scam di bawah ancaman penyiksaan.Membawa sedikit uang yang diberi oleh pekerja lokal di kompleks penipuan yang iba padanya, pelarian itu mengantarkannya ke kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh, dengan harapan agar dipulangkan ke Tanah Air.Baca selengkapnya di sini.Baca juga: Pola TPPO-Scam di Kamboja Berubah, Sasar WNI Muda Melek TeknologiSelandia Baru mengumumkan target ambisius untuk memusnahkan seluruh kucing liar pada 2050, sebagai bagian dari strategi perlindungan keanekaragaman hayati nasional.Pemerintah menyatakan bahwa hewan tersebut semakin mengancam kelangsungan hidup satwa asli, terutama burung, kelelawar, kadal, dan serangga yang banyak hanya ditemukan di negara itu.Rencana ini diumumkan menyusul kekhawatiran eskalatif atas efek predasi kucing liar yang telah menciptakan dampak ekologis luas di berbagai wilayah.Baca selengkapnya di sini.


(prf/ega)