IHSG Cetak Rekor Sepanjang Masa, Investor Ritel Harus Apa?

2026-01-17 02:11:59
IHSG Cetak Rekor Sepanjang Masa, Investor Ritel Harus Apa?
JAKARTA, - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan babak baru dengan menutup perdagangan di level tertinggi sepanjang masa alias all time high (ATH) pada Rabu .Di tengah euforia pasar, analis mengingatkan investor ritel untuk berhati-hati dan tidak terbawa arus fomo atau ketakutan ketinggalan kesempatan.Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin IHSG menguat 0,94 persen atau 80,24 poin ke level 8.602,13 pada penutupan perdagangan. Level ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.Pergerakan indeks relatif stabil sejak dibuka di posisi 8.533,88. IHSG sempat bergerak dalam rentang yang sempit sebelum akhirnya menanjak tajam menjelang penutupan. Adapun level terendah sepanjang hari tercatat di 8.503,14.Baca juga: Dibuka Menguat, IHSG Pagi Fluktuatif Kenaikan indeks pun memicu pertanyaan di kalangan investor ritel mengenai langkah yang tepat ketika IHSG berada di puncak.Pengamat pasar modal, Reydi Octa, mengatakan dengan IHSG di level seperti itu, pasar cenderung rentan mengalami koreksi sehat sebelum kembali melanjutkan penguatan, sehingga keputusan yang terburu-buru justru berpotensi berisiko.“Investor retail harus mempertimbangkan untuk tidak fomo terhadap situasi all time high IHSG saat ini, karena memang rentan terjadi koreksi sehat sebelum potensi terjadi kenaikan lanjutan,” ujar Reydi kepada Kompas.com, Kamis .Menurutnya strategi masuk pasar sebaiknya dilakukan secara bertahap, baik melalui averaging down maupun averaging up, dengan tetap mengutamakan pemilihan saham yang memiliki fundamental kuat.Baca juga: Bagaimana IHSG Hari Ini Setelah Kemarin Cetak Rekor Lagi? Simak Rekomendasi dari AnalisAveraging down merupakan strategi investasi di mana investor membeli kembali saham yang sama pada harga lebih rendah dari harga beli sebelumnya, sehingga menurunkan rata-rata harga kepemilikan.Sementara itu, averaging up adalah strategi investasi ketika investor menambah pembelian saham pada harga yang lebih tinggi dari harga beli sebelumnya. Tujuannya mengerek naik rata-rata harga kepemilikan karena investor percaya bahwa tren kenaikan saham masih akan berlanjut.“Oleh sebab itu penting untuk merencanakan masuk IHSG secara bertahap, baik melakukan averaging down atau averaging up, usahakan tetap memilih saham berfundamental solid,” paparnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-17 02:20