Ekonomi Lesu, Pasar Mobil Bekas Merosot pada 2025

2026-01-13 01:30:24
Ekonomi Lesu, Pasar Mobil Bekas Merosot pada 2025
JAKARTA, – Pasar mobil bekas sepanjang 2025 menghadapi tekanan berat. Para pelaku usaha di berbagai daerah kompak menyebut tahun ini sebagai periode paling menantang dalam lebih dari dua dekade terakhir.Meskipun tidak menyebut angka pasti, para pedagang mengakui bahwa penurunan penjualan mobil bekas berjalan seiring dengan koreksi yang juga terjadi pada pasar mobil baru seperti yang tercermin dalam data Gaikindo.Tjung Subianto, Ketua Umum AMBI (Asosiasi Mobil Bekas Indonesia), tidak menutupi betapa sulitnya kondisi pasar tahun ini.Baca juga: Indonesia Jadi Negara Pertama yang Jual LepasKompas.com/Erwin Setiawan Mobil bekas di Bathara Motor Solo“Kalau menurut saya, dari Januari sampai Oktober tahun ini memang berat, terutama bagi kami di Jabodetabek,” ujar Tjung, kepada Kompas.com .“Ekonomi memburuk, semua orang mengakui itu. Kalau ekonomi buruk, volume mobil rumah pasti turun. Daya beli melemah, macam-macam lah. Dagang apa pun sepi,” kata dia.Ia menjelaskan bahwa tekanan terbesar terasa di Jabodetabek—wilayah yang memegang porsi signifikan dalam industri otomotif nasional.Baca juga: Operasi Zebra Jaya 2025 Mulai Bergulir, Kapan Waktunya?/DIO DANANJAYA Pasar mobil bekas diklaim lesu pada 2025“Iya secara nasional. Jabodetabek memegang 40 persen size otomotif nasional. Kalau di sini goyang, daerah lain lebih parah,” ucap Tjung.Namun kondisi tidak sepenuhnya seragam. Daerah dengan basis ekonomi komoditas masih menunjukkan perputaran yang lebih stabil.“Tapi Indonesia luas. Kalau di daerah yang sumber daya alamnya bagus—sawit, tambang—perputaran ekonomi tetap lancar. Mereka masih eksis. Jabodetabek beda, karena isinya pekerja, jasa, karyawan, toko. Ketika ekonomi lesu ya langsung terasa,” katanya.Baca juga: Investasi Rp 22,37 Triliun untuk Kendaraan LCEV di Indonesia/DIO DANANJAYA Pasar mobil bekas diklaim lesu pada 2025Tjung juga menanggapi anggapan bahwa kehadiran merek-merek mobil Cina menjadi penyebab utama pasar melemah. Menurutnya, dampaknya ada, tetapi bukan faktor utama.“Ada pengaruhnya, tapi faktor utama tetap ekonomi nasional. Mobil bekas dan mobil baru tadinya berbagi kue,” kata Tjung.“Sekarang muncul mobil China, jadi terbagi lagi. Lalu muncul mobil listrik, terbagi lagi. Kuenya bukan membesar, malah mengecil, tapi yang memotong makin banyak,” ujarnya.Baca juga: Proses Produksi Mobil Suzuki Cuma Butuh Waktu 2 Menitfreepik.com Iluastrasi membeli mobil bekasIa membandingkan kondisi pasar mobil bekas dengan tren mobil baru. Tahun lalu penjualan mobil baru berdasarkan data Gaikindo mencapai sekitar 800.000 unit.Tahun ini diperkirakan hanya menutup di kisaran 700.000 unit, penurunan signifikan yang sejalan dengan pelemahan pasar mobil bekas.“Mobil bekas lebih sulit dihitung karena pedagangnya banyak. Kira-kira 7.000 pedagang dari skala kecil sampai besar. Tapi dari pengalaman saya 20 tahun lebih, tahun ini yang terburuk,” kata dia.Baca juga: BRIN: Riset Jerami Jadi Biofuel Masih Banyak Tantangan/DIO DANANJAYA Pasar mobil bekas diklaim lesu pada 2025Perspektif serupa datang dari daerah. Ferry Saputra, Ketua DPD Jawa Barat AMBI, menyampaikan bahwa dampaknya terasa hingga sektor-sektor terkait.“Semua bilang omzet turun, penjualan susah. Kalau sektor besar melemah, dampaknya luas. Buruh bangunan tidak kerja, toko material sepi, perputaran uang menurun,” kata dia.Dengan melemahnya daya beli dan stagnasi ekonomi nasional di kisaran 5 persen, para pedagang berharap pemulihan bisa terjadi tahun depan. Namun untuk saat ini, 2025 menjadi tahun yang menguji ketahanan industri mobil bekas di seluruh Indonesia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-13 01:38