Plt Sekjen MPR Tekankan Peran Paskibra Jaga Nilai Kebangsaan

2026-02-02 09:16:53
Plt Sekjen MPR Tekankan Peran Paskibra Jaga Nilai Kebangsaan
Dalam rangkaian kegiatan Festival Cut Nyak Dien 2025, "Nada dan Doa Spirit Cut Nyak Dien untuk Indonesia", Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR kepada Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Sumedang.Dalam sosialisasi ini, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR, Siti Fauziah mengajak para siswa yang menjadi anggota Paskibra Kabupaten Sumedang untuk menghafal, memahami, menghayati, dan mengimplementasikan Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) dalam kehidupan sehari-hari."Buku-buku (bahan) sosialisasi Empat Pilar MPR yang sudah diberikan oleh MPR agar dibaca, dihayati, dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Siti Fauziah, dalam keterangan tertulis, Minggu (14/12/2025).Penjelasan tersebut disampaikan oleh Siti saat menerangkan materi sosialisasi Empat Pilar MPR di Ecotheater Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (13/12). Dalam sosialisasi ini para peserta sudah dibekali buku-buku (bahan) antara lain buku Sosialisasi Empat Pilar MPR, buku Bahan Tayang Sosialisasi Empat Pilar, buku UUD NRI Tahun 1945.Saat memberi materi sosialisasi, Siti Fauziah mengatakan sejarah beberapa negara telah hilang karena mengalami perpecahan dan perang saudara. Uni Soviet sudah tidak ada, terpecah menjadi beberapa negara. Pun demikian dengan Yugoslavia yang terbagi beberapa negara. Beberapa negara juga masih mengalami konflik dan perang saudara."Mengapa Indonesia, sebuah negara besar dengan wilayah yang sangat luas dan keragaman suku, bahasa, dan budaya, bisa tetap bersatu? Hal itu karena Pancasila," kata Siti.Untuk itu, Siti Fauziah mengajak peserta sosialisasi yang terdiri dari anggota Paskibraka Kabupaten Sumedang ini bisa menghafal, memahami, menghayati, dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.Sebagai contoh, implementasi Empat Pilar MPR adalah pagelaran budaya "Ekosistem Budaya Kasumedangan". Pagelaran ini merupakan bentuk implementasi Pancasila karena melestarikan seni budaya tradisional Sumedang.Siswa Paskibra perlu terlibat secara langsung dalam pelestarian seni budaya tradisional, dengan bisa melakukan tari atau menyanyikan lagu tradisional."Jangan sampai kita melupakan kebudayaan kita," tuturnya.Di depan para siswa Paskibra, Siti menceritakan dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat SLTA di Jakarta pada November 2025 lalu, para peserta LCC bisa menghafal sila-sila dalam UUD NRI Tahun 1945."Yang membanggakan mereka hafal UUD NRI Tahun 1945. Karena kalau dalam LCC ditanya rumusan pasal UUD NRI Tahun 1945, mereka harus menyebutkan rumusan pasal dan tidak boleh satu kata pun yang salah," katanya.Siti Fauziah ingin pasal-pasal dalam UUD NRI Tahun 1945 tidak hanya dihafal, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab itu, Siti Fauziah meminta para siswa Paskibra untuk membaca buku-buku sosialisasi Empat Pilar MPR."Saya berharap buku sosialisasI Empat Pilar MPR jangan menjadi "bantal" tetapi dibaca untuk dipelajari bersama. Kita hayati isinya dan kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.Sebagai informasi, sosialisasi Empat Pilar MPR turut dihadiri Sekda Pemkab Sumedang, Tuti Ruswati dan dua narasumber, yaitu Asda I Pemkab Sumedang, Dian Sukmara dan Raden Taufiq Gunawansyah (Wakil Bupati Sumedang periode 2008-2013).Lihat juga Video 'Tangis Para Paskibraka di Mamasa Seusai Insiden Bendera Terbalik':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-02 12:57