Saran Dokter agar Perempuan PCOS Menjalani Kehamilan Lebih Aman

2026-01-12 04:51:57
Saran Dokter agar Perempuan PCOS Menjalani Kehamilan Lebih Aman
- Perempuan dengan sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS) kerap dibayangi kekhawatiran akan risiko komplikasi saat hamil. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Niken Pudji Pangastuti, SpOG KFER, menegaskan bahwa PCOS bukanlah kondisi yang tidak bisa diubah. “PCOS ini memang bukan suatu kondisi yang menetap, bukan suatu kondisi yang dinasibkan. Jadi bisa dikelola gejalanya,” tutur dr. Niken dalam acara Comprehensive Obgyn Service at Brawijaya Hospital Antasari, di Jakarta Selatan, Sabtu .Dengan pengelolaan yang tepat sejak sebelum kehamilan, perempuan PCOS tetap memiliki peluang menjalani kehamilan yang sehat dan relatif lancar.Baca juga: Gaya Hidup yang Bisa Sebabkan PCOS dan Susah HamilMenurut dr. Niken, langkah penting bagi perempuan dengan PCOS adalah memulai pengelolaan kondisi sebelum merencanakan kehamilan.Fokus utama berada pada perbaikan gaya hidup yang berpengaruh langsung terhadap keseimbangan hormon dan ovulasi.“Sebelum hamil harus mengatur pola makan, olahraga, diet. Begitu mencapai diberat badan yang ideal, ovulasi terjadi dengan sendirinya,” jelas dokter yang berpraktik di Brawijaya Hospital Antasari ini.Berat badan yang lebih ideal membantu memperbaiki sensitivitas insulin dan keseimbangan hormon, yang sering kali terganggu pada perempuan dengan PCOS. Dengan demikian, proses ovulasi dapat kembali terjadi secara lebih teratur tanpa harus selalu bergantung pada obat-obatan.Baca juga: Perempuan PCOS Lebih Susah Punya Anak, Mitos atau Fakta?Freepik Ilustrasi olahraga. Kualitas sel telur ikut membaikPerubahan gaya hidup tidak hanya membantu memicu ovulasi, tetapi juga berpengaruh pada kualitas sel telur. Dr. Niken menjelaskan, ketika kondisi tubuh membaik, sel telur tidak lagi mengalami hambatan dalam proses pematangannya.“Sel telurnya jadi bagus lagi, tidak stuck lagi perkembangannya, dan akhirnya selama proses kehamilan pun relatif lebih lancar, lebih sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya.Kualitas sel telur yang lebih baik akan berdampak pada kualitas embrio dan kemampuan tubuh mempertahankan kehamilan. Baca juga: Kapan Usia Terbaik untuk Program Bayi Tabung? Ini Kata DokterHal ini menjadi salah satu kunci untuk menekan risiko keguguran dan komplikasi lainnya pada ibu PCOS.


(prf/ega)