2 WNI Tewas akibat Kebakaran Apartemen di Hong Kong

2026-01-11 23:11:53
2 WNI Tewas akibat Kebakaran Apartemen di Hong Kong
HONG KONG, KOMPAS.con – Kebakaran besar yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, pada Rabu ikut menelan korban dari Indonesia.Dilaporkan terdapat dua Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka akibat tragedi tersebut.Seluruh korban adalah pekerja migran Indonesia (PMI) sektor domestik yang tinggal di gedung apartemen yang terbakar.Baca juga: Penampakan Kebakaran Apartemen Hong Kong, Diduga Bermula dari Perancah BambuPemerintah melalui KJRI Hong Kong telah bergerak melakukan pendampingan intensif bagi para WNI yang terdampak.PETER PARKS/AFP Seorang relawan memilah pakaian sumbangan setelah kebakaran besar melanda beberapa blok apartemen di perumahan Wang Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong, pada 27 November 2025. Petugas pemadam kebakaran masih memadamkan api dahsyat pada 27 November yang melanda sebuah kompleks gedung pencakar langit di Hong Kong, menewaskan sedikitnya 44 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang menurut pihak berwenang.Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Indonesia, Heni Hamidah, dalam pernyataan tertulis pada Kamis , menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa WNI dalam insiden tersebut.“Dari hasil koordinasi intensif Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong dengan Hong Kong Police Force (HKPF), diperoleh informasi hingga saat ini, 2 (dua) orang WNI dinyatakan meninggal dunia dan 2 (dua) orang lainnya mengalami luka-luka,” tulis Heni kepada Kompas.com.Ia menegaskan bahwa seluruh korban merupakan PMI sektor domestik.KJRI Hong Kong, lanjutnya, terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait untuk pemantauan situasi, penyediaan tempat singgah sementara, serta logistik di gedung KJRI Hong Kong bagi WNI terdampak.KJRI juga telah menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan keprihatinan dan memberikan kejelasan informasi terkait langkah penanganan lanjutan, termasuk repatriasi jenazah dan pengurusan hak-hak ketenagakerjaan.Baca juga: Kebakaran Apartemen Hong Kong Mencekam, Api Menyebar ke 4 GedungTOMMY WANG/AFP Asap tebal dan api membubung saat kebakaran besar melanda beberapa blok apartemen di perumahan Wang Fuk Court di distrik Tai Po, Hong Kong, pada 26 November 2025. Kebakaran yang terjadi di Wang Fuk Court disebut sebagai salah satu bencana paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir, dengan sedikitnya 44 orang meninggal dan lebih dari 270 orang masih dinyatakan hilang.Api yang berkobar selama lebih dari 16 jam membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan mencapai para penghuni apartemen yang terjebak akibat suhu bangunan yang sangat tinggi.Kebakaran pertama kali dipicu di Wang Cheong House, gedung hunian 32 lantai yang tengah menjalani renovasi.Saat petugas tiba, perancah bambu dan jaring pelindung di eksterior gedung sudah dilalap api sehingga kobaran dengan cepat merambat ke blok apartemen lainnya. Sedikitnya tujuh dari delapan menara hunian dalam kompleks tersebut terdampak.Petugas menyatakan mereka mengetahui lokasi sebagian warga yang terperangkap namun belum dapat menjangkau mereka karena panas ekstrem dan reruntuhan bangunan.Upaya evakuasi besar-besaran melibatkan lebih dari 800 petugas pemadam, 128 truk pemadam, dan 57 ambulans.Baca juga: Perancah Bambu Diduga Sebabkan Kebakaran Apartemen Hong Kong Cepat Meluas


(prf/ega)