Kendala Tim SAR Gabungan Temukan Korban Longsor Sibolga: Terus Hujan dan Akses Jalan Sempit

2026-01-12 13:27:08
Kendala Tim SAR Gabungan Temukan Korban Longsor Sibolga: Terus Hujan dan Akses Jalan Sempit
MEDAN, - Tim SAR Gabungan kesulitan mencari satu korban hilang akibat banjir dan longsor di Jalan SM. Raja, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada Kamis .Lokasi yang sempit serta hujan yang terus mengguyur menjadi penghambatnya.Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta, mengatakan korban hilang diketahui seorang bocah berusia 12 tahun.Operasi pencarian pun dimulai sejak pukul 09.00 WIB, melibatkan 85 personel gabungan dan 4 anjing pelacak.Proses pencarian menggunakan dua metode, yakni penelusuran menggunakan anjing pelacak dan juga penggalian manual.Baca juga: Dilanda Hujan Deras, Upaya Cari Korban Longsor Sibolga lewat Anjing Pelacak Terhenti"Meski demikian, upaya di lapangan menghadapi sejumlah kendala cuaca yang kerap diguyur hujan serta akses lokasi yang sempit membuat alat berat tidak dapat masuk ke titik longsor," ujar Eddy dalam keterangan tertulisnya.Alhasil, karena akses jalan sulit ini, penggalian terpaksa dilakukan secara manual menggunakan cangkul untuk menembus tumpukan tanah setinggi 4 sampai 5 meter."Hingga pukul 17.00 WIB, pencarian hari pertama terpaksa dihentikan sementara dan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban," kata Eddy.Kendati demikian, kata Eddy, operasi akan kembali dilanjutkan esok hari.Dia pun berharap pencarian esok bisa membuahkan hasil."Tim gabungan dijadwalkan melanjutkan pencarian pada Jumat, 12 Desember 2025, dengan fokus yang sama, yaitu menemukan korban yang masih tertimbun material longsor dan memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu," tuturnya.Baca juga: Kota Sibolga Sumut Kembali Terendam Banjir akibat Hujan DerasSebelumnya, bencana alam dan longsor menerjang wilayah Sibolga pada Senin . Sebanyak 54 orang dilaporkan meninggal dunia, 62 orang luka-luka, dan 1 orang dinyatakan hilang.Saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban yang dilaporkan hilang.


(prf/ega)