JAKARTA, - Harga perak dunia melonjak tajam dan mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Jumat waktu setempat.Kenaikan ini didorong oleh kombinasi defisit pasokan global dan meningkatnya permintaan dari sektor industri.Mengutip Reuters, Minggu , harga perak naik 9 persen dan mencapai rekor di level 78,53 dollar AS per ons. Lonjakan ini menandai penguatan logam putih tersebut di tengah tren kenaikan harga komoditas logam mulia.Baca juga: Harga Perak Melonjak di 2025, Investor Cermati Arah 2026 DOK. Pixabay/hamiltonleen. Ilustrasi emas. Tak hanya perak, logam mulia lain juga bergerak menguat. Harga emas spot mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level 4.549,71 dollar AS per ons.Sementara itu, platinum melonjak sekitar 10 persen dan menyentuh rekor baru di 2.454,12 dollar AS per ons.Harga palladium juga mencatatkan penguatan paling agresif di antara logam mulia lainnya. Harga palladium spot melonjak lebih dari 14 persen dan terakhir diperdagangkan di level 1.924,03 dollar AS per ons.Sejak awal tahun hingga Sabtu , harga perak bergerak dari reli bertahap menjadi akselerasi tajam menjelang akhir tahun, bahkan menembus rekor demi rekor di pasar internasional.Baca juga: Harga Perak Naik Tajam Sepanjang 2025, Bukan Sekadar Ikut EmasHarga perak menempel pada perubahan besar di lanskap global, yakni transisi energi yang menambah kebutuhan perak sebagai material industri, dinamika kebijakan suku bunga AS, pergeseran arus investasi logam mulia, hingga faktor pasokan yang relatif “kaku” karena perak banyak diproduksi sebagai produk samping penambangan logam lain. Salah satu benang merah yang konsisten muncul sejak awal 2025 adalah narasi defisit pasokan.Pada 29 Januari 2025, Silver Institute menyatakan pasar perak diproyeksikan kembali mengalami defisit signifikan dan itu menjadi defisit untuk tahun kelima berturut-turut.PIXABAY/PAUL (PWLPL) Ilustrasi perak, harga perak, investasi perak. Harga perak melonjak 143 persen dalam setahun dan melampaui kenaikan emas. Lonjakan ini dipicu faktor investasi hingga kebutuhan industri.Dalam rilisnya, lembaga tersebut menekankan bahwa permintaan industri diperkirakan tetap menjadi penggerak utama kondisi permintaan dan penawaran yang ketat.Baca juga: Harga Perak Melonjak 9 Persen, Cetak Rekor Tertinggi Gambaran defisit itu kemudian berulang. Pada 5 Juni 2025, menurut warta Reuters, harga perak menembus 35 dollar AS per ounce. Ini adalah level tertinggi lebih dari 13 tahun ketika itu. Reli harga perak kala itu ditopang oleh permintaan industri dan defisit pasokan yang persisten.Kondisi defisit membuat pasar perak sensitif terhadap perubahan kecil di sisi permintaan maupun pasokan. Ketika permintaan meningkat, baik dari industri maupun investasi, maka pasokan tidak mudah mengejar.Di titik ini, defisit bertindak seperti “lantai” yang membuat harga lebih mudah terdorong naik saat ada katalis tambahan.
(prf/ega)
Harga Perak Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
2026-01-12 04:47:27
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:47
| 2026-01-12 04:02
| 2026-01-12 03:31
| 2026-01-12 03:23










































