Buntut Tawuran di Malang, Wali Kota Larang Lurah Tinggalkan Wilayah Saat Malam Tahun Baru

2026-02-05 07:43:57
Buntut Tawuran di Malang, Wali Kota Larang Lurah Tinggalkan Wilayah Saat Malam Tahun Baru
MALANG, - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meminta semua lurah tetap berada di wilayah masing-masing selama malam pergantian tahun baru.Kebijakan ini diambil untuk menjaga kondusivitas lingkungan, terutama di kawasan yang dinilai rawan gesekan sosial.Permintaan ini disampaikan Wahyu menyusul peristiwa tawuran di Tlogomas yang menewaskan seorang mahasiswa. Baca juga: Kepadatan Arus Libur Nataru di Malang Telah Usai, Jalan Tol Kembali LandaiWahyu menegaskan, potensi konflik kerap berawal dari persoalan sepele yang membesar karena kurangnya interaksi dan rasa kebersamaan antar-warga. Oleh sebab itu, kehadiran aparatur wilayah dinilai penting saat momen-momen rawan seperti malan pergantian tahun.“Persoalan ini sudah kami rapatkan dengan camat maupun lurah. Sekali lagi sudah saya sampaikan bahwa lurah, Pak Lurah selama tahun baru ini saya minta jangan ke mana-mana, tetap ada di tempat,” kata Wahyu, Selasa .Baca juga: Tepergok Curi Uang Rp 68 Ribu di Kotak Amal Masjid di Sidoarjo, Warga Malang Ditangkap PolisiWahyu menilai, salah satu akar persoalan tawuran dan gesekan sosial di Kota Malang adalah minimnya interaksi antara warga pendatang dan penduduk asli. Menurutnya, kondisi itu bisa diminimalisasi melalui pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling).“Dengan siskamling sebenarnya kita bisa meminimalisasi gesekan-gesekan. Karena selama ini kalau tidak ada pos siskamling, antara penduduk asli dengan pendatang, itu sepertinya kita hidup sendiri-sendiri,” kata Wahyu.Oleh sebab itu, Wahyu meminta lurah tidak hanya memantau dari kejauhan, tetapi ikut hadir dan berbaur dengan warga. Ia bahkan mendorong kegiatan siskamling dikemas secara lebih cair agar antusias masyarakat meningkat.Dalam pelaksanaannya, lurah juga diminta menggandeng unsur TNI dan Polri. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dinilai penting untuk memperkuat koordinasi.“Nanti bisa ajak Pak Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas untuk bisa sama-sama menjaga lingkungan sekitar,” kata Wahyu.Selain menguatkan peran aparatur wilayah dan masyarakat, Pemkot Malang juga berencana melibatkan perguruan tinggi. Mengingat, Malang dikenal sebagai kota pendidikan dengan ribuan mahasiswa dari berbagai daerah. Peran kampus dianggap cukup krusial dalam menjaga lingkungan Kota Malang. Terkait hal itu, Wahyu mengungkapkan rencana mengumpulkan para rektor perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Kota Malang.“Forum rektor sudah kita agendakan. Kemarin ketua forum rektor Kota Malang juga sudah datang ke saya, ada beberapa yang kita bahas. Selanjutnya mereka akan bahas pada forum rektor, dan setelah itu kita akan rapat bersama secara formal,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-05 05:19