Wamenhaj Tantang Mubahalah ke Pihak yang Menuduhnya Korupsi Syarikah Haji

2026-01-12 05:03:08
Wamenhaj Tantang Mubahalah ke Pihak yang Menuduhnya Korupsi Syarikah Haji
JAKARTA, - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menantang mubahalah pihak yang menuduhnya korupsi penunjukan dua syarikah haji 2026."Kalau kami dituduh main-main, korupsi, segala macam, ayo kita bermubahalah. Saya yang tewas, saya yang menderita kalau saya korupsi, atau Anda yang menuduh yang korupsi," ujar Dahnil dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu .Mubahalah adalah doa yang dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk memohon jatuhnya laknat Allah atas pihak yang berbohong.Baca juga: Wamenhaj Merasa Dituduh Korupsi Penunjukan Syarikah oleh Kartel HajiUntuk pelaksanaan haji 2026, Kementerian Haji dan Umrah menunjuk dua perusahaan syarikah, tidak seperti sebelumnya yang berjumlah delapan syarikah.Syarikah adalah perusahaan swasta di Saudi yang bermitra dengan pemerintah Indonesia dalam pelaksanaan ibadah haji.Baca juga: Biaya Haji 2026 Disebut Masih Bisa Ditekan, Kontrak Penerbangan dan Syarikah Bakal DikajiDua syarikah untuk ibadah haji 2026 adalah Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest."Malah saya bilang kalau ada yang menuduh saya dan Pak Menteri (korupsi), kita bermubahalah, saya bilang. Saya tidak ikut campur, Pak Menteri tidak ikut campur, semuanya kami biarkan pada proses alamiah," kata Dahnil.Protes penunjukan dua syarikah alih-alih delapan syarikah itu menurut Dahnil dilontarkan oleh para kartel haji yang melontarkan tuduhan korupsi atau "main-main" terkait penunjukan syarikah di Arab Saudi."Sekarang banyak yang protes, terutama, ya saya sering menyebutnya kartel haji segala macam. Kenapa? Karena dua saja yang kebagian, yang lain tidak," tuturnya.Baca juga: Anggota DPR Minta Kontrak Syarikah Haji Dievaluasi agar Layanan Tak DikurangiDia menjamin tidak ada korupsi dalam penunjukan dua syarikah."Ada yang bercanda begini, kalau delapan syarikah, bagi-baginya banyak, yang menikmati banyak. Kalau dua syarikah, cuma dua itu, maka ada yang protes," ucapnya.


(prf/ega)