[HOAKS] Tautan untuk Daftar Rekrutmen Pekerja MBG 2025

2026-01-12 04:43:56
[HOAKS] Tautan untuk Daftar Rekrutmen Pekerja MBG 2025
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. - Di media sosial beredar unggahan berisi tautan yang diklaim sebagai akses untuk mengikuti proses rekrutmen pekerja program Makan Bergizi Gratis (MBG).Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut palsu dan merupakan modus pencurian data pribadi.Unggahan berisi tautan yang diklaim untuk rekrutmen pekerja program MBG dibagikan oleh akun Facebook ini pada 1 Desember 2025.Berikut narasi yang dibagikan:KABAR BAIK MBG!!! Hingga saat ini program telah menyerap 500.000 Pekerja dari seluruh penjuru Indonesia!Daftarkan diri anda melalui website yang ada di profil!!Jadilah bagian dari gerakan menuju Generasi Emas 2025POSISI YANG DIBUTUHKAN!!!Screenshot Hoaks, tautan pendaftaran pekerja MBGSetelah ditelusuri, poster yang dibagikan akun Facebook tersebut berasal dari laman Instagram resmi Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pelaksana program MBG.Poster itu diunggah pada 12 September 2025. BGN menyebutkan, program MBG telah menyerap lebih dari 278.000 pekerja dari berbagai penjuru Indonesia.Lebih lanjut, BGN akan membuka peluang bagi 500.000 pekerja baru melalui SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) atau dapur MBG.Akan tetapi, dalam unggahan tersebut BGN tidak mencantumkan tautan pendaftaran. Masyarakat yang berminat diimbau untuk menghubungi SPPG di daerah masing-masing.A post shared by Badan Gizi Nasional RI (@badangizinasional.ri)Sementara itu, tautan rekrutmen yang disebar di Facebook mengarah ke situs yang meminta pengunjung memasukkan nama lengkap dan nomor akun Telegram.Situs itu bukan situs resmi BGN, dan terindikasi sebagai modus pencurian data pribadi atau phishing. Awas, jangan masukkan data pribadi apa pun ke situs tersebut Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, unggahan Facebook berisi tautan yang diklaim untuk rekrutmen pekerja program MBG adalah hoaks.Tautan rekrutmen tersebut tidak mengarah ke situs resmi BGN, serta terindikasi sebagai modus pencurian data pribadi.


(prf/ega)