Indonesia Pacu Pasar Karbon Berintegritas, Hutan Jadi Senjata Utama di ASEAN

2026-01-11 03:48:53
Indonesia Pacu Pasar Karbon Berintegritas, Hutan Jadi Senjata Utama di ASEAN
Jakarta- Kementerian Kehutanan (Kemnhut) menegaskan komitmen nasional membangun pasar karbon yang berintegritas tinggi. Langkah ini juga memperkuat kesiapan ASEAN menuju target emisi nol bersih (net zero).Penasehat Senior Menteri untuk Perubahan Iklim Kemenhut, Haruni Krisnawati mengatakan, sektor kehutanan berada di jantung strategi iklim Indonesia, sekaligus menjadi tulang punggung sistem nilai ekonomi karbon yang tengah dibangun pemerintah.Hal itu disampaikan Kemenhut RI dalam sesi “Potential of Forestry as a Key Sector to Accelerate Indonesia’s High-Integrity Carbon Market Development” di Paviliun ASEAN COP 30 UNFCCC di Belem, Brasil .Advertisement“Hutan telah lama menjadi bagian integral dari identitas, ekonomi, dan strategi iklim Indonesia dan kini, dalam ekonomi iklim baru, hutan juga berada di pusat sistem nilai ekonomi karbon kami yang dirancang tidak hanya untuk mengurangi emisi, tetapi juga untuk menciptakan insentif nyata bagi penggunaan lahan berkelanjutan, inklusi sosial, dan investasi dalam solusi berbasis alam,” ujar Haruni seperti dikutip dari siaran pers, Sabru .Haruni melanjutkan, Indonesia juga telah memperkuat dasar regulasi pasar karbon melalui Perpres 98/2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon, yang diperbarui melalui Perpres 110/2025, menghadirkan tata kelola yang terintegrasi untuk mekanisme pasar berbasis kepatuhan maupun sukarela."Kebijakan tersebut dilengkapi dengan Sistem registri nasional yang telah beroperasi penuh, Prosedur MRV yang kuat dan transparan, Mekanisme untuk menghindari penghitungan ganda, dan Keselarasan penuh dengan Pasal 6 Perjanjian Paris," tutur Haruni.


(prf/ega)