JAKARTA, - Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, merespons tudingan yang disampaikan banyak pihak setelah dirinya menyampaikan keinginan untuk bergabung ke Partai Gerindra.Ia menekankan, langkah itu diambil bukan untuk mencari perlindungan terkait kasus hukum yang kerap dikaitkan padanya, tentang persoalan judi online (judol).“Narasi bahwa saya minta perlindungan hukum, apa yang saya harus lindungi?” ujar Budi Arie dalam podcast Gaspol! di YouTube Kompas.com, Rabu .Baca juga: Budi Arie dan Projo Dinilai sedang “Survival Mode” di Era PrabowoIa menekankan, persoalan judol sudah selesai diputus dalam persidangan.Budi Arie juga menuturkan dirinya tidak terlibat dalam kasus tersebut.Sebaliknya, Budi Arie menduga ada pihak yang berusaha menyudutkannya dan mempertanyakan motif di balik serangan politik itu.“Malah saya balik tanya, jangan-jangan kalian semua yang banyak kasus hukum,” paparnya.Baca juga: Budi Arie Manuver Ingin Masuk Gerindra: Muzani Buka Pintu, Gibran Dukung, PDIP CurigaDi sisi lain, ia mengaku sudah meminta pada Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk bergabung dengan partai politik (parpol).Meski begitu, dalam pertemuan 24 Oktober 2025 di Solo, Budi Arie belum menyampaikan secara spesifik ingin merapat ke Gerindra.Namun, langkah itu juga disampaikannya pada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.Budi Arie mengatakan, Jokowi dan Gibran mendukung keputusannya.“Saya sampaikan dan saya juga sudah diskusi dengan Pak Wapres, Mas Gibran juga. Beliau juga mengerti langkah-langkah saya,” imbuh dia.Bagaimana obrolan selengkapnya?Simak dalam podcast Gaspol, tayang perdana malam ini pukul 20:00 WIB.
(prf/ega)
Gaspol Hari Ini: Budi Arie ke Prabowo untuk Cari Beking Kasus Hukum?
2026-01-12 07:41:17
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:36
| 2026-01-12 06:24
| 2026-01-12 06:19
| 2026-01-12 05:17
| 2026-01-12 05:08










































