NEW YORK, - Bursa saham Amerika Serikat (AS) alias Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin waktu setempat. Kenaikan imbal hasil obligasi dan data ekonomi yang menunjukkan tekanan di sektor manufaktur menekan pergerakan indeks Wall Street. Investor kini menanti keputusan kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) pekan depan.Mengutip Reuters, Selasa , Indeks Dow Jones Industrial Average turun 427,09 poin atau 0,90 persen ke 47.289,33. S&P 500 melemah 36,46 poin atau 0,53 persen ke 6.812,63, sementara Nasdaq Composite terkoreksi 89,76 poin atau 0,38 persen menjadi 23.275,92.Tekanan di pasar menguat setelah survei Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan sektor manufaktur AS kembali menyusut pada November. Ini menjadi kontraksi selama sembilan bulan berturut-turut, dipicu pelemahan pesanan dan peningkatan biaya produksi akibat efek tarif.Baca juga: Usai Libur Thanksgiving, Wall Street Lanjutkan KenaikanPasar memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan 10 Desember, dengan probabilitas 85,4 persen berdasarkan CME FedWatch Tool.“Pasar memang masih didorong laporan laba, tetapi fokusnya kini ke The Fed,” kata Joe Saluzzi, partner dan kepala riset pasar saham di Themis Trading, New Jersey.“Tren naik bisa berlanjut hingga akhir tahun, mungkin lebih lambat, tetapi tetap naik,” ujarnya.Baca juga: Wall Street Menguat 4 Hari Berturut-turut, Ini PenopangnyaEkspektasi pelonggaran moneter menguat setelah muncul sinyal dovish dari sejumlah anggota voting The Fed. Selain itu, laporan mengenai penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett yang disebut sebagai kandidat kuat pengganti Jerome Powell turut mengerek harapan pelonggaran kebijakan dalam beberapa bulan mendatang.Powell dijadwalkan berbicara setelah penutupan pasar, namun diperkirakan tidak membahas arah kebijakan karena mendekati pertemuan FOMC.Dari sisi data, investor menunggu rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) untuk September, indikator inflasi utama The Fed, yang dijadwalkan terbit Jumat ini.Baca juga: Wall Street Menguat, Data Ekonomi AS Perkuat Peluang Pemangkasan Suku Bunga Desember
(prf/ega)
Pasar Gelisah Menunggu The Fed, Wall Street Kembali Merah
2026-01-12 11:21:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:33
| 2026-01-12 10:56
| 2026-01-12 10:04
| 2026-01-12 09:17










































