Lansia di Atas 75 Tahun Bisa Dapat Kado Rp 5 Juta dari Pemkab Badung

2026-02-02 18:56:58
Lansia di Atas 75 Tahun Bisa Dapat Kado Rp 5 Juta dari Pemkab Badung
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menargetkan program spesial untuk warga lanjut usia (lansia) yang memasuki usia 75 tahun ke atas pada Desember 2025. Para warga lansia akan diberikan 'hadiah' sebesar Rp 5 juta per lansia dan diberikan saat penerima berulang tahun, yakni dalam bulan kelahirannya."Tahun 2025 ini, Desember ini, saya akan me-declare program baru bagi warga masyarakat Badung yang mampu mencapai usia 75 tahun ke atas, di saat ulang tahun dalam bulan itu. Kami akan berikan reward sebesar Rp 5 juta," tegas Adi, dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/11/2025).Adi menyebut program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para lansia dan diharapkan memotivasi mereka menjaga kesehatan. Adi meminta agar lansia di Badung menjaga diri baik-baik dengan tetap menerapkan pola hidup sehat demi keberlangsungan hidup masa depan."Ini salah satu bentuk juga penghargaan kepada lansia agar benar-benar dia menjaga kesehatannya, sehingga bisa hidup panjang umur," ajak Adi.Sebelumnya, Pemkab Badung butuh waktu mematangkan program insentif ini dengan fokus mengkaji aspek regulasi. Hal ini penting untuk memastikan program berjalan mulus tanpa melanggar ketentuan hukum.Pada wawancara awal November 2025, Adi mengatakan salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan, yakni pemberian penghargaan tunggal di saat lansia berulang tahun. Penghargaan ini diakumulasikan dari dana yang dialokasikan per bulan, sehingga tidak diberikan secara terus-menerus setiap bulan.Skema pemberian yang hanya sekali dalam setahun itu didasarkan pada pemikiran bahwa pemberian tersebut bersifat penghargaan, bukan tunjangan bulanan. Adi memberikan contoh perhitungan skema penghargaan ulang tahun tersebut."Ada pemikiran kemarin, ini akan diberikan setiap lansia itu berulang tahun. Jadi berbentuk penghargaan," kata Adi."Kalau penghargaan itu kan sekali, nggak mungkin terus-menerus," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 18:54