Tragedi Bondi Beach: Jadi Serangan Teroris Tersadis sejak 1996

2026-01-12 04:50:57
Tragedi Bondi Beach: Jadi Serangan Teroris Tersadis sejak 1996
– Insiden penembakan terjadi di Bondi Beach, Sydney, Australia, saat perayaan Hanukkah, Minggu malam. Polisi menyebut kejadian ini sebagai serangan teroris yang menyasar komunitas Yahudi.Sebanyak 15 orang tewas, termasuk seorang anak perempuan berusia 10 tahun. Penembakan itu diduga bermotif antisemitisme dan terinspirasi oleh kelompok ekstremis ISIS.Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengecam serangan ini sebagai aksi terorisme. Ia berjanji memperketat undang-undang kepemilikan senjata api di negaranya.Baca juga: Australia Perketat Aturan Senjata Api Usai Penembakan Bondi Beach, Seperti Apa Rencananya?Polisi mengidentifikasi dua pelaku penembakan sebagai Sajid Akram (50) dan anaknya, Naveed (24), sebagaimana diberitakan BBC pada Selasa .Sajid tewas ditembak aparat di lokasi kejadian, sementara Naveed dirawat di rumah sakit. Kondisinya belum diumumkan secara resmi.Dua bendera yang diyakini terkait kelompok ISIS ditemukan di mobil pelaku. Hal ini memperkuat dugaan bahwa aksi mereka dilandasi ideologi ekstrem.Sekitar pukul 18.47 waktu setempat, polisi menerima laporan tentang suara tembakan di taman dekat Pantai Bondi. Saat itu sedang berlangsung acara perayaan Hanukkah.Video yang diverifikasi memperlihatkan orang-orang panik berlarian dari lokasi. Suara tembakan terdengar jelas dalam rekaman.Dua pria bersenjata terlihat melepaskan tembakan dari jembatan kecil dekat area parkir Campbell Parade, mengarah ke taman tempat acara digelar.Beberapa menit kemudian, seorang saksi bernama Ahmed al Ahmed, pemilik toko buah sekaligus ayah dua anak, terlihat melumpuhkan salah satu pelaku. Ia merebut senjata dan mengarahkannya kembali ke pelaku.Baca juga: Tragedi Penembakan Massal di Bondi Beach Australia, Apa Saja yang Perlu Diketahui?Pelaku yang dilucuti senjatanya mundur ke jembatan. Di sana, pelaku lain kembali menembakkan senjata.Dalam video terpisah, terlihat seorang pria yang terluka berlari menjauh saat polisi datang. Petugas langsung melepaskan tembakan ke arah pelaku.Polisi juga terlihat memberikan CPR kepada salah satu pelaku yang sudah tergeletak. Seseorang terdengar berteriak, "Dia sudah mati, dia sudah mati."Pada pukul 18.57, Kepolisian New South Wales (NSW) mengeluarkan pernyataan publik pertama dan meminta masyarakat di sekitar lokasi untuk berlindung.Pukul 19.39, polisi menyatakan telah menahan dua orang.Kemudian, pada pukul 22.00 waktu setempat, Kepolisian NSW secara resmi menyatakan bahwa penembakan ini adalah serangan teroris terhadap komunitas Yahudi di Sydney.Baca juga: Media Asing Soroti Kematian Orangutan Tapanuli, Satwa Langka yang Tersapu Banjir SumateraAustralia sendiri dikenal dengan regulasi senjata api yang ketat.Meski demikian, serangan di Bondi Beach menjadi insiden paling mematikan sejak tragedi Port Arthur tahun 1996, ketika 35 orang tewas dalam aksi penembakan massal.Maka dari itu, penembakan massal di Australia ini menjadi insiden mematikan yang langka karena jarang terjadi.


(prf/ega)