Bus Trans Jatim Malang Jadi Idola Wisatawan, Penumpang Rela Antre Berjam-jam

2026-01-12 11:12:00
Bus Trans Jatim Malang Jadi Idola Wisatawan, Penumpang Rela Antre Berjam-jam
MALANG, - Bus Trans Jatim koridor Malang menjadi idola wisatawan luar daerah selama momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Mereka rela antre berjam-jam demi mendapatkan layanan transportasi umum dengan tarif terjangkau.Antrean calon penumpang itu terlihat di beberapa halte, salah satunya di Halte Stasiun Malang Kota Baru.Sejak pagi hari, antrean mengular seiring meningkatnya jumlah wisatawan yang memanfaatkan Trans Jatim untuk berlibur ke Malang dan Kota Batu.Baca juga: Bus Trans Jatim Koridor Malang Diserbu Wisatawan Libur NataruWisatawan asal Surabaya, Sheril (18), mengaku memilih Bus Trans Jatim untuk berlibur ke Coban Putri, Kota Batu. Meski harus mengantre hampir dua jam, ia tetap memilih moda transportasi tersebut karena dirasa lebih ekonomis.“Aku rela antre lama karena tarifnya murah dan terjangkau dibandingkan transportasi lain. Lumayan buat pelajar seperti aku,” kata Sheril saat ditemui di halte Stasiun Malang Kota Baru.Sheril menambahkan, meskipun antrean cukup panjang, kenyamanan dan harga yang ramah di kantong menjadi alasan utama dirinya tetap menggunakan Bus Trans Jatim.“Selain murah, Trans Jatim juga asik menurut kami. Kebetulan ramai-ramai juga, ada rute yang melewati tujuan kami juga. Jadi kenapa enggak dicoba saja,” ungkapnya.Baca juga: Dana TKD Dipotong Pusat, Bus Trans Jatim Terancam Berhenti Beroperasi Tahun DepanHal serupa juga dirasakan Rosida, warga Kota Malang, yang memanfaatkan Bus Trans Jatim untuk bepergian ke Kota Batu bersama keluarganya. Ia mengaku tertarik mencoba layanan tersebut di tengah padatnya arus lalu lintas selama musim liburan.“Kami sekeluarga dari Kota Malang, mau ke Batu ke rumah saudara dan pengen nyoba Trans Jatim. Iseng saja, naik motor masih kepanasan belun juga macet,” ujar Rosida. Meski harus menunggu cukup lama karena bus yang datang dalam kondisi penuh, Rosida mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.“Ngatre lama, tadi sudah ada empat bus penuh terus. Jadi ya enggak apa-apa enjoy, kami juga tidak tergesa-gesa,” kata Rosida.Manajemen dan Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Cito Eko Yuli Saputro, mengatakan lonjakan penumpang Trans Jatim koridor Malang mulai terjadi sejak sepekan yang lalu. Data Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur mencatat, lonjakan penumpang terjadi sejak 17 Desember dengan jumlah memcapai 3.348 penumpang per hari. Dalam sepekan terakhir, jumlah penumpang terbanyak terjadi pada akhir pekan. Pada Sabtu , jumlah penumpang mencapai 3.566 orang dan kembali meningkat pada Minggu menjadi 3.883 penumpang.“Memang lonjakan penumpang mulai momen libur. Hari ini sejak pukul 05.00 WIB hingga 13.15 WIB, jumlah penumpang telah mencapai 2.008 orang,” kata Cito, Kamis . 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-12 09:18