Terima Kunjungan Putra Presiden Belarusia, Mentan Amran Dorong Kolaborasi Pangan dan Industri Hulu

2026-02-02 21:18:46
Terima Kunjungan Putra Presiden Belarusia, Mentan Amran Dorong Kolaborasi Pangan dan Industri Hulu
- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan putra Presiden Belarusia, Dmitry Lukashenko, untuk membahas peluang kolaborasi strategis Indonesia–Belarusia di sektor pertanian.  Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta Selatan, Senin itu, Amran menegaskan pentingnya kerja sama strategis yang memberi manfaat konkret bagi Indonesia, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan penguatan industri hulu pertanian.Menurut Amran, peluang kolaborasi internasional harus mampu menjadi solusi bagi kebutuhan komoditas yang belum dapat diproduksi dalam negeri, sekaligus membuka akses pasar bagi produk unggulan nasional.“Ini menggolkan misi Indonesia. Jadi ini adalah win-win solution. Kita butuh susu, dan kita juga membutuhkan potas. Beberapa komoditas ini tidak bisa diproduksi di Indonesia. Yang terpenting, harganya lebih murah dan kualitasnya terjamin,” ujar Amran dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin.Ia menekankan bahwa kepentingan Indonesia tidak terbatas pada sektor peternakan dan pupuk. Pemerintah juga mendorong Belarusia untuk membuka pasar bagi sejumlah komoditas unggulan nasional, seperti palm oil, coconut, dan kakao yang saat ini surplus.Baca juga: Neraca Dagang Indonesia Surplus 2,39 Miliar Dollar AS pada Oktober 2025“Kita (Indonesia) punya palm oil, produksinya 46 juta ton. Kita juga punya coconut dan kakao. Sekarang kita surplus. Jadi penekanannya jelas, kerja sama harus saling menguntungkan,” tegas Amran.Sementara itu, Dmitry melalui perwakilan delegasi, Elias Borisovich, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Kementerian Pertanian (Kementan) serta menegaskan komitmen Belarusia untuk memperkuat kerja sama pangan.“Kami melihat beberapa aspek kerja sama. Belarusia adalah negara agrikultur besar seperti Indonesia. Subjek utama adalah keamanan pangan bagi kedua negara. Kita punya banyak pengalaman yang dapat dibagikan bersama Indonesia. Terima kasih atas sambutan hangat Indonesia,” ujar Elias.Belarusia juga mengungkapkan ketertarikan membuka akses pembelian produk cokelat Indonesia, serta menjajaki peluang pembelian minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan coconut milk.Baca juga: Pelindo Perkuat Layanan Curah Cair, Dukung Industri Kelapa SawitMentan Amran juga menyampaikan harapan pemerintah Indonesia agar Belarusia dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung program strategis nasional (PSN), mulai dari peningkatan produktivitas padi berbasis teknologi, pemenuhan kebutuhan daging dan susu, hingga investasi industri pupuk di Indonesia.Salah satu langkah yang diharapkan adalah mendorong Belarusia mempertimbangkan investasi dalam pembangunan pabrik pupuk, terutama untuk memenuhi kebutuhan rock phosphate dan potassium yang masing-masing mencapai sekitar 1 juta ton per tahun.Kebutuhan tersebut diperkirakan akan meningkat seiring rencana pemerintah membuka 3 juta hektar (ha) lahan baru, termasuk 1 juta ha yang telah disiapkan di Papua Selatan.Selain itu, pertemuan juga membahas peluang kerja sama dalam perakitan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk traktor dan teknologi solar panel, guna mempercepat modernisasi pertanian nasional.Baca juga: 10 Komoditas Pertanian Unggulan Penggerak Ekonomi dan EksporMentan Amran menegaskan pentingnya dukungan Belarusia dalam percepatan penerbitan Health Certificate (HC) dan sertifikasi halal, agar produk susu dan daging Belarusia dapat masuk ke Indonesia sesuai standar keamanan pangan.Pertemuan kedua pihak diharapkan menjadi langkah penting dalam penguatan kemitraan strategis Indonesia–Belarusia di sektor pertanian. Kedua pihak sepakat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.Dengan prinsip saling menguntungkan, kerja sama ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan serta memperkuat posisi Indonesia dan Belarusia sebagai negara agrikultur besar di tingkat global.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-02 21:42