Tata Kawasan Kampus IPB Dramaga, 42 Lapak PKL di Babakan Bogor Dibongkar Satpol PP

2026-02-03 01:16:46
Tata Kawasan Kampus IPB Dramaga, 42 Lapak PKL di Babakan Bogor Dibongkar Satpol PP
BOGOR, - Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor ditertibkan, Senin .Sempat terjadi penolakan dari pedagang, tetapi akhirnya pasrah lapak dagangannya dibongkar.Kepala Bidang Ketertiban Umum (Kabid Tibum) Satpol PP Kabupaten Bogor Rhama Khodara mengatakan pembongkaran ini melibatkan Muspika Kecamatan Dramaga dan Dinas Lingkungan Hidup."Terdapat 42 lapak PKL yang dibongkar," kata Rhama, saat dihubungi Kompas.com.Baca juga: Satpol PP Tertibkan PKL di Persimpangan Babakan IPB Dramaga, Kerap MacetSebelum dilaksanakan penertiban, petugas telah memberikan surat pemberitahuan 7x24 jam kepada para pemilik bangunan di kawasan tersebut untuk segera membongkar lapaknya secara mandiri.Dalam pembongkaran ini, sempat diwarnai penolakan dari pedagang. Tetapi, setelah diberikan pemahaman akhirnya mereka pasrah lapaknya dibongkar."Ada sih (penolakan) kita berikan pemahaman. Alhamdulillah bisa kita bongkar," ungkapnya.Baca juga: Penataan Kota, 823 PKL Pasar Subuh Rangkasbitung Pindah ke Pasar Baru Mulai 17 NovemberSelanjutnya, satu persatu lapak pedagang dibongkar oleh petugas secara manual. Puing-puing lapak pedagang langsung diangkut oleh truk dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.Adapun pembongkaran ini lanjutan dari rencana penataan kawasan Kampus IPB University Dramaga oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor."Betul, ini lanjutan penataan kawasan IPB," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-02-03 00:29