Ke depannya, layanan Manus akan tetap dioperasikan dan dijual secara mandiri, sekaligus diintegrasikan ke berbagai produk Meta, termasuk Meta AI. Induk WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Threads ini juga berencana memperluas skala layanan ini agar dapat digunakan oleh lebih banyak bisnis.Menurut Meta, agen AI Manus saat ini telah melayani jutaan pengguna dan pelaku bisnis global. Sejak meluncurkan agen AI pertamanya awal tahun ini, Manus AI tercatat telah memproses lebih dari 147 triliun token dan menciptakan lebih dari 80 juta komputer virtual.Data ini menunjukkan bahwa Manus bukan lagi sekadar AI demo, tapi sudah jadi agen AI yang digunakan secara luas oleh pengguna dan bisnis.Bisnis Manus juga tercatat mengalami pertumbuhan sangat cepat, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Investing.Startup AI ini mencapai pendapatan berulang tahunan (annual recurring revenue/ARR) sebesar 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,67 triliun) dalam waktu delapan bulan setelah meluncur.Capaian tersebut membuat Manus disebut-sebut sebagai startup AI dengan pertumbuhan tercepat di dunia yang menembus angka ARR 100 juta dollar AS.Tak hanya itu, total pendapatan Manus kini dilaporkan sudah melampaui 125 juta dollar AS.Angka tersebut mencakup pendapatan berbasis langganan, penggunaan (usage-based), serta sumber pendapatan lain dari layanan agen AI yang ditawarkan ke pengguna individu maupun bisnis.Kendati demikian, tidak disebutkan berapa nilai kesepakatan akuisisi Meta terhadap Manus ini. 

2026-01-12 06:07:32
Ke depannya, layanan Manus akan tetap dioperasikan dan dijual secara mandiri, sekaligus diintegrasikan ke berbagai produk Meta, termasuk Meta AI. Induk WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Threads ini juga berencana memperluas skala layanan ini agar dapat digunakan oleh lebih banyak bisnis.Menurut Meta, agen AI Manus saat ini telah melayani jutaan pengguna dan pelaku bisnis global. Sejak meluncurkan agen AI pertamanya awal tahun ini, Manus AI tercatat telah memproses lebih dari 147 triliun token dan menciptakan lebih dari 80 juta komputer virtual.Data ini menunjukkan bahwa Manus bukan lagi sekadar AI demo, tapi sudah jadi agen AI yang digunakan secara luas oleh pengguna dan bisnis.Bisnis Manus juga tercatat mengalami pertumbuhan sangat cepat, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Investing.Startup AI ini mencapai pendapatan berulang tahunan (annual recurring revenue/ARR) sebesar 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,67 triliun) dalam waktu delapan bulan setelah meluncur.Capaian tersebut membuat Manus disebut-sebut sebagai startup AI dengan pertumbuhan tercepat di dunia yang menembus angka ARR 100 juta dollar AS.Tak hanya itu, total pendapatan Manus kini dilaporkan sudah melampaui 125 juta dollar AS.Angka tersebut mencakup pendapatan berbasis langganan, penggunaan (usage-based), serta sumber pendapatan lain dari layanan agen AI yang ditawarkan ke pengguna individu maupun bisnis.Kendati demikian, tidak disebutkan berapa nilai kesepakatan akuisisi Meta terhadap Manus ini. 



(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-12 06:27