Curah Hujan Tinggi, 3 Kabupaten di Kalteng Dilanda Banjir, Waspada Risiko Meluas

2026-01-11 03:53:14
Curah Hujan Tinggi, 3 Kabupaten di Kalteng Dilanda Banjir, Waspada Risiko Meluas
PALANGKA RAYA, - Sebanyak tiga kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dilanda banjir akibat intensitas curah hujan tinggi di pengujung tahun 2025.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng mengimbau daerah lain untuk meningkatkan kewaspadaan dini.Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalteng, Alpius Patanan, mengungkapkan tiga kabupaten yang terdampak banjir adalah Barito Utara, Kapuas, dan Barito Timur.Baca juga: Bukan Obat Kimia, Tim Medis Univ Abdurrab Pakai Herbal Kit untuk Tolong Korban Banjir TapselBanjir di Barito Utara telah berlangsung sejak 22 Desember 2025, merendam 5 desa di 2 kecamatan dengan ketinggian air mencapai 150 cm."Banjir yang melanda Barito Utara sudah terjadi sejak 22 Desember 2025, wilayah terdampak 5 desa di 2 kecamatan, dengan ketinggian banjir 150 cm, berdasarkan update kemarin sore," ujar Alpius kepada Kompas.com melalui keterangannya, Selasa .Fasilitas yang terendam di Barito Utara meliputi 242 unit rumah, 1 titik jalan, 2 titik jembatan penghubung, 4 unit fasilitas pendidikan, 1 unit gedung pemerintah, dan 2 masjid.Sementara itu, di Kabupaten Kapuas, banjir melanda 2 desa di 1 kecamatan, yaitu Desa Tumbang Randang dan Lawang Kamah di Kecamatan Timpah, sejak 27 Desember 2025.Ketinggian air mencapai 20-40 cm, dengan 3.920 jiwa atau 1.168 kepala keluarga terdampak.Baca juga: Suwari, Pembuat Patung Macan di Kediri Kini Banjir Pesanan "Ketinggian muka air banjir di Kapuas saat ini 20-40 cm, dengan jumlah warga terdampak sebanyak 3.920 jiwa/1.168 KK," bebernya.Kabupaten Barito Timur mencatat wilayah terdampak banjir terluas, meliputi 6 desa di 4 kecamatan, dengan 587 jiwa atau 200 kepala keluarga terdampak."Sehingga banjir di Kalteng saat ini sudah melanda 3 kabupaten, 13 desa/kelurahan di 4 kecamatan, perlu kewaspadaan kita semua karena saat ini sebagian besar wilayah berada di musim hujan," kata Alpius.Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Chanda Mukti, menyatakan bahwa dalam sepekan ke depan, seluruh wilayah Kalteng berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang."Pada 30 Desember 2025-01 Januari 2026, wilayah yang berpotensi hujan yakni Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Palangka Raya," jelasnya kepada Kompas.com, Selasa.Baca juga: 11 Jembatan Putus di Sukabumi Imbas Banjir Bandang, Dua Kanpung Terisolir Chandra menambahkan, pada 01 Januari hingga 04 Januari 2026, wilayah-wilayah tersebut masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem serupa."Maka dari itu, segenap pihak perlu waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang," tandas Chandra.


(prf/ega)