Update Pencarian Korban Banjir Tapanuli Tengah: 45 Masih Hilang, Banyak Jalan Desa Putus

2026-01-12 03:32:52
Update Pencarian Korban Banjir Tapanuli Tengah: 45 Masih Hilang, Banyak Jalan Desa Putus
MEDAN, - Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan terus mencari korban hilang akibat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.Hingga saat ini, data sementara menunjukkan bahwa 45 orang masih dalam pencarian."Kami sedang melakukan proses evakuasi di wilayah Matauli," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, Putu Arga Sujarwadi, saat dihubungi melalui telepon seluler pada Selasa sore.Kelurahan Matauli, Kecamatan Pandan, merupakan salah satu daerah yang terdampak bencana yang terjadi pada Selasa lalu.Namun, Putu belum memberikan rincian mengenai jumlah korban yang sedang dievakuasi dari wilayah tersebut.Baca juga: Tiga Pekan Pascabanjir di Tapanuli Tengah, Kayu dan Lumpur Masih Menumpuk di Sibuluan NauliPutu juga menambahkan, pencarian korban hilang masih terus berlangsung meskipun banyak jalan di desa-desa yang terputus akibat longsor."Jalan amblas atau terkena longsor. Hampir semua kecamatan menuju desa banyak yang putus," ungkapnya.Menurut data bencana banjir dan longsor yang dirilis oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah pada Selasa pukul 08.00 WIB, jumlah penduduk yang terdampak mencapai 296.453 jiwa atau 73,58 persen dari total populasi.Dalam laporan tersebut, jumlah penduduk yang meninggal dunia tercatat sebanyak 127 jiwa, 26 jiwa mengalami luka-luka, 45 jiwa masih dalam pencarian, dan 10.887 jiwa mengungsi.


(prf/ega)