MEDAN, – Seorang sopir pikap L 300 bernama Guntur (48) diserang komplotan begal saat melintas di Gang Satahi, Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.Kanit Reskrim Satreskrim Polres Belawan Iptu Agus Purnomo mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, korban melintas ditemani seorang kernet.“Tiba-tiba, ada tiga pria yang menghadang pikap korban,” kata Agus kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Selasa .“Korban ditodong sebilah pisau. Akhirnya, pelaku merampas tas sandang korban. Isinya, uang Rp 3 juta dan satu unit ponsel,” sambungnya.Baca juga: Modus Ajak Mabar Mobile Legends, Remaja di Belawan Begal Kawan SendiriSetelah kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Belawan. Petugas kemudian melakukan penyelidikan.Pada Rabu , polisi menangkap dua pelaku berinisial SS (43) dan JS (24) di sekitar Jalan KL Yos Sudarso. Keduanya sempat melawan petugas sehingga kakinya ditembak.“Pengakuannya, ada satu pelaku lagi inisial B yang menodong pisau ke korban. Nah, salah satu pelaku ini adalah residivis yang sudah berkali-kali masuk penjara kasus serupa,” sebut Agus.Agus menuturkan, polisi masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lainnya. Sementara itu, dua pelaku ditahan di Polsek Belawan untuk menjalani proses hukum.
(prf/ega)
Rampas Tas Sopir Berisi Uang Rp 3 Juta dan Ponsel, 2 Begal di Belawan Ditembak
2026-01-12 06:00:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:52
| 2026-01-12 05:26
| 2026-01-12 05:07
| 2026-01-12 03:35










































