Kemenristekdikti Kirim 1.500 Dokter Bantu Korban Bencana Sumatera

2026-01-12 05:54:51
Kemenristekdikti Kirim 1.500 Dokter Bantu Korban Bencana Sumatera
BANDUNG, - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemenristekdikti) mengerahkan sedikitnya 1.500 dokter serta 1.000 tenaga medis dan kesehatan untuk membantu penanganan wilayah terdampak bencana di Sumatera.Pengiriman dilakukan secara bertahap dengan sistem rotasi setiap dua minggu."Sebanyak 1.500 dokter, tenaga medis, dan juga tenaga kesehatan 1.000 itu kami akan kirimkan secara bergantian setiap dua minggu dan sebagainya," kata Menristekdikti Brian Yuliarto seusai menghadiri Pameran Hasil Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Prima) dan CEO Summit 2025 di ITB, Selasa .Tak hanya itu, Kemenristekdikti juga tengah melakukan pendataan terhadap mahasiswa, dosen, serta fasilitas pendidikan yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.Baca juga: Belajar dari Bencana di Sumatera, Dedi Mulyadi Tegaskan Komitmen Konservasi Jawa BaratPendataan tersebut menjadi dasar penyaluran bantuan dan dukungan lanjutan dari pemerintah.Perhatian khusus pun akan diberikan kepada mahasiswa terdampak, terutama yang berasal dari keluarga tidak mampu dan selama ini menerima bantuan pendidikan.Pemerintah akan menyalurkan bantuan tambahan untuk memastikan keberlanjutan studi para mahasiswa tersebut."Untuk mahasiswa, kemarin sudah dihitung kami akan berikan bantuan," kata Brian.Selain mahasiswa, dosen yang terdampak, termasuk dosen yang tengah menjalani studi lanjut, juga akan mendapatkan bantuan berupa dukungan tambahan untuk biaya hidup bulanan."Untuk dosen yang sedang berkuliah, kami juga memberikan bantuan dukungan tambahan untuk uang bulanannya," ucapnya.Baca juga: Kaka dan Bimbim Slank Sambangi Mahasiswa Aceh di Semarang, Bawa Bantuan dan HiburanDi sisi lain, Kemenristekdikti turut mengarahkan berbagai program pengabdian kepada masyarakat yang masih berjalan di akhir tahun ini untuk difokuskan ke daerah-daerah terdampak bencana.Sejumlah perguruan tinggi telah terlibat aktif dalam program tersebut, salah satunya ITB."Jadi, cukup banyak program pengabdian masyarakat ya, termasuk dari teman-teman ITB ada yang mengirimkan water treatment, ada yang memberikan trauma healing, juga dokter-dokter," tuturnya.Brian menegaskan bahwa seluruh program Kemenristekdikti yang masih berjalan di akhir tahun ini akan difokuskan untuk membantu pemulihan daerah-daerah yang terdampak bencana.


(prf/ega)