ENDE, - Rapat paripurna di Kantor DPRD Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu berakhir ricuh.Kericuhan itu bermula saat Wakil Ketua DPRD Ende, Flavianus Waro memberi kesempatan kepada fraksi-fraksi mengajukan pertanyaan kepada Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda.Ketua Fraksi PKB, Kadir Mosabasa kemudian mengajukan pertanyaan kepada bupati tentang apakah ada perubahan dalam postur APBD tahun 2025."Apakah APBD tahun 2025 ada perubahan atau tidak," kata Kadir.Baca juga: Kasus Perselingkuhan di Belu NTT Diselesaikan dengan Denda Adat, Bayar Uang Tutup MaluKadir terus mendesak Bupati Yosef menjawab pertanyaannya.Namun, Bupati Yosef yang duduk di meja pimpinan DPRD Kabupaten Ende berharap agar semua anggota DPRD mengajukan pertanyaan terlebih dahulu dan dijawab secara kolektif."Ini agenda yang disampaikan ada dua, yang pertama penyampaian pertanyaan seluruh anggota dewan, setelah itu baru tanggapan dari kepala daerah dan pemerintah, saya ingatkan pimpinan bahwa ini agenda yang perlu ditaati sehingga tidak terjadi debat kusir," ujar Bupati Yosef.Mendengar jawaban Yosef, Kadir tetap memintanya untuk menjawab pertanyaannya terlebih dahulu.Namun Bupati Yosef juga tetap mempertahankan pada agenda rapat."Hal-hal itu akan segera saya jawab, tidak sulit, hanya saya minta," katanya.Baca juga: Anggota Polda NTT Cabuli Anak Tiri yang Masih SDKadir pun langsung menyelanya, dan mendesak bupati agar menjawab pertanyaannya.Saat itu, Bupati Yosef meminta agar Kadir agar tidak berteriak saat dalam menyampaikan pendapat dan pertanyaan.Permintaan tersebut membuat Kadir naik pitam."Saya tidak teriak Pa Bupati, saudara Bupati, saya tidak pernah teriak," katanya.Kadir menggebrak meja, bahkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Ende yang sempat datang menenangkan namun tidak menyurutkan emosi politisi PKB itu.Baca juga: Meninggal di Malaysia, Jenazah Pekerja Migran Ilegal Asal NTT Dipulangkan
(prf/ega)
Rapat Paripurna di DPRD Ende NTT Ricuh, Papan Nama dan Mikrofon Dilempar, Bupati Dievakuasi
2026-01-12 15:01:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 15:21
| 2026-01-12 15:20
| 2026-01-12 15:06
| 2026-01-12 14:40
| 2026-01-12 13:11










































