Batu 7 Ton Timbun Jalan Desa Sawangan Purworejo, Evakuasi Berlangsung Manual

2026-01-12 04:52:57
Batu 7 Ton Timbun Jalan Desa Sawangan Purworejo, Evakuasi Berlangsung Manual
PURWOREJO, - Material longsor berupa batu besar menutup akses jalan desa di Dusun Sipathi, Desa Sawangan, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu sore.Kepala BPBD Purworejo Wasit Diono mengatakan, tim gabungan bersama warga mulai melakukan pembersihan pada Minggu .“Kami sudah melakukan asesmen bersama relawan dan warga. Pembersihan awal dilakukan manual terlebih dahulu. Jika nanti ditemukan kendala, kami akan cari solusi terbaik,” ujar Wasit saat meninjau lokasi pada Minggu.Wasit meminta pemerintah desa dan warga tetap menjaga koordinasi selama proses penanganan berlangsung untuk menjaga keselamatan.Baca juga: Longsor di Pituruh Purworejo, Batu Raksasa Tutup Jalan Desa“Lokasi longsor berada di jalur poros desa. Kami harap koordinasi tetap dijaga supaya tidak membahayakan pengguna jalan,” tuturnya.BPBD juga menyalurkan bantuan logistik bagi warga dan relawan yang terlibat dalam penanganan.“Batu yang ikut longsor beratnya diperkirakan lebih dari 7 ton. Jadi proses evakuasi ini memang membutuhkan gotong royong,” kata Wasit.Selain longsor, hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang di Kecamatan Grabag dan Ngombol yang menimpa tujuh rumah. BPBD telah melakukan asesmen sejak Sabtu malam.Wasit mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.“Segera lakukan kerja bakti jika ada saluran air tersumbat agar tidak memicu banjir atau longsor,” ujarnya.Kepala Desa Sawangan Sugiri mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB pada area aliran sungai kecil yang melintas dari kawasan perhutani.“Longsor menimpa jalan poros desa. Evakuasi baru bisa dilakukan hari ini lantaran warga masih khawatir terjadi longsor susulan,” kata Sugiri.Ia menyampaikan terima kasih kepada BPBD, relawan, dan warga yang telah membantu proses evakuasi.Longsoran tanah dan batu besar itu berada sekitar 5 meter dari rumah warga terdekat. Sugiri menambahkan, evakuasi awal dilakukan manual dan penggunaan alat berat akan dikoordinasikan lebih lanjut bila diperlukan.


(prf/ega)