BSN Siap Relaksasi Pembiayaan 8.000 Debitur Terdampak Bencana Sumatera

2026-02-03 03:59:14
BSN Siap Relaksasi Pembiayaan 8.000 Debitur Terdampak Bencana Sumatera
JAKARTA, — PT Bank Syariah Nasional (BSN) menyiapkan kebijakan relaksasi kredit atau perlakuan khusus kepada lebih dari 8.000 masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera.Kebijakan ini disiapkan seiring dengan operasional resmi Bank Syariah Nasional secara serentak di seluruh Indonesia pada Senin .Relaksasi diberikan melalui skema restrukturisasi pembiayaan yang disesuaikan dengan tingkat dampak bencana. Skema tersebut ditujukan untuk menjaga keberlangsungan kemampuan bayar nasabah sekaligus mendukung pemulihan ekonomi di daerah terdampak.Baca juga: Airlangga: Restrukturisasi Kredit Korban Bencana Sumatera Tak Pakai APBNSHUTTERSTOCK/JUICY FOTO Ilustrasi kredit, kredit perbankan. Bank optimistis kredit dan likuiditas tetap tumbuh hingga akhir tahun.Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor menyampaikan, kebijakan tersebut disiapkan setelah pihaknya melihat langsung kondisi masyarakat terdampak bencana, khususnya di Aceh.Ia meminta seluruh jajaran BSN untuk turun tangan membantu masyarakat agar dapat segera pulih pascabencana.“Kami sangat prihatin atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera, khususnya Aceh yang saya kunjungi langsung, sehingga berdampak berat kepada setiap sendi kehidupan, termasuk kemampuan finansial para nasabah yang menerima pembiayaan syariah dari BSN,” kata Alex dalam keterangan tertulis, Senin.Menurut Alex, kebijakan relaksasi diberikan untuk meringankan beban finansial nasabah yang terdampak bencana dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian perbankan.Baca juga: Keputusan Pemulihan UMKM Terdampak Bencana Diputuskan Senin, Bank Sumut Siapkan Restrukturisasi Kredit“Kami memberikan relaksasi secara terukur dan berbasis kondisi riil di lapangan karena ingin memastikan setiap nasabah yang terdampak dapat kembali pulih dan tetap melanjutkan kewajibannya,” ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Komitmen keberlanjutan yang digaungkan selama 25 tahun tecermin melalui berbagai program, seperti aksi donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Karangasem, pengembalian botol kosong di toko ritel, penggunaan plastik daur ulang pada kemasan, serta kegiatan rutin bersih-bersih pantai dan pura di wilayah Jasri, Karangasem.Pertumbuhan Sensatia sepanjang 2025 turut diperkuat dengan sejumlah penghargaan dari media nasional serta perluasan jaringan ritel yang kini mencapai lebih dari 40 gerai di Indonesia.Baca juga: Rutinitas Skincare Mikha Tambayong, Contek untuk Wajah Bersinar“Komitmen kami tidak berubah, yaitu menjadi brand yang relevan serta membawa dampak positif bagi lingkungan. Langkah ini memastikan nilai-nilai clean beauty yang kami junjung tetap tecermin dalam setiap produk dan inisiatif kami,” lanjut Michael.Dok. Sensatia Deretan produk Sensatia, milai dari hair and gift set hingga mother and baby. Memasuki 2026, Sensatia akan memprioritaskan pertumbuhan berkelanjutan serta penguatan identitas brand melalui inovasi produk berbahan alami berkualitas tinggi.Setiap inovasi baru akan dikembangkan sesuai standar clean beauty dan tetap menjaga prinsip ramah lingkungan.“Kami melihat 2026 sebagai momentum positif bagi industri kecantikan alami di Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami berharap, tahun mendatang dapat menghadirkan produk perawatan kulit yang mindful dan memberikan manfaat nyata bagi keseharian,” kata Michael.Menutup 2025, Sensatia juga menghadirkan program The Art of Gifting berupa layanan complimentary gift box wrapping dengan minimum pembelanjaan tertentu di seluruh gerai.Baca juga: Skincare Malam, Langkah Penting Perawatan Kulit yang Sering Diabaikan PriaPelanggan dapat menikmati penawaran hemat hingga 25 persen sampai 31 Desember 2025.

| 2026-02-03 02:29