- Sebuah pesawat GA8 Airvan milik BRO Skydive Indonesia mendarat darurat di area persawahan Kampung Ceplik, Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang, pada Jumat . Pesawat yang membawa lima awak itu jatuh sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung mendapat penanganan dari warga serta petugas.Seluruh penumpang dinyatakan selamat dan dibawa ke Puskesmas Tirtamulya untuk pemeriksaan kesehatan. Lantas, bagaimana keterangan dari pilot dan mengapa memilih mendarat darurat? Berikut 10 fakta tentang peristiwa tersebut. Baca juga: Naik Pesawat dari Singapura Bakal Dikenakan Biaya Tambahan untuk Bahan BakarPesawat GA8 Airvan jatuh di persawahan Kampung Ceplik, Desa Kertawaluya. Kepala Desa Kertawaluya Arta membenarkan lokasi insiden dan menyebut warga melihat pesawat berada di ketinggian rendah sebelum berhenti di area sawah.Ia mengatakan pesawat hendak menuju Cirebon ketika peristiwa terjadi. "Betul, kejadian sekitar jam 15.00 WIB," ujar Arta saat dikonfirmasi melalui telepon, dikutip dari Kompas.com, Jumat . Baca juga: Kecelakaan Pesawat di Kentucky Tewaskan 7 Orang, Ini Kronologi dan Kata Saksi MataLima orang berada di dalam pesawat, terdiri dari pilot, teknisi, dan kru. Seluruhnya selamat dan langsung dievakuasi untuk pemeriksaan kesehatan. Arta memastikan kondisi mereka stabil. "Semuanya selamat," kata dia saat memberi keterangan mengenai kondisi awal para awak.Polres Karawang mencatat pesawat lepas landas dari Bandara Budiarto Curug sekitar pukul 13.50 WIB dengan tujuan Bandara Cakrabhuwana, Cirebon. Informasi ini sesuai dengan penjelasan pilot mengenai jalur penerbangan.Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan perjalanan itu berlangsung normal pada menit-menit awal. Pesawat masih berada pada jalur yang direncanakan hingga gangguan muncul.Baca juga: Profil dan Spesifikasi Pesawat Airbus A400M, Seberapa Canggih?
(prf/ega)
10 Fakta Pesawat Jatuh di Karawang: Kronologi dan Penjelasan Pilot
2026-01-12 17:47:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 18:24
| 2026-01-12 17:23
| 2026-01-12 17:17
| 2026-01-12 17:15
| 2026-01-12 17:01










































