JAKARTA, – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kepedulian Naila Azalia, siswi sekolah dasar berusia 12 tahun, yang menulis buku tentang pentingnya menjaga hutan di Indonesia.Kepedulian tersebut dinilai mencerminkan kesadaran lingkungan generasi muda di tengah meningkatnya ancaman kerusakan alam.Apresiasi itu disampaikan Pramono saat menghadiri Festival Jakarta Panen Buku 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa .Baca juga: Pedagang di Kramat Jati Curhat ke Pramono Usai Kebakaran, Minta Akses ModalDalam kesempatan tersebut, Pramono mempersilakan sejumlah pelajar yang telah menulis buku untuk maju ke depan. Dari tiga anak yang ia ajak berdialog, Naila menjadi salah satunya.Siswi berusia 12 tahun itu menulis sebuah buku berjudul Perlindungan Hutan Terakhir yang mengangkat isu kerusakan hutan di Indonesia.“Kamu dapat inspirasi buku ini dari mana?” tanya Pramono.Menjawab pertanyaan tersebut, Naila mengatakan ide menulis buku muncul setelah ia banyak melihat video dan membaca berita tentang hutan yang rusak akibat pembangunan.Ia juga mengikuti pemberitaan mengenai banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang terjadi belakangan ini.“Saya melihat video-video yang mungkin banyak sekali hutan yang kayak sudah ter, apa ya… Yang sudah tercemar sama pembangunan,” jawab Naila.Pramono kemudian menegaskan kembali pemahaman Naila terkait kondisi lingkungan saat ini.“Jadi kamu melihat video-video, melihat TV, melihat berita bahwa hutan kita sudah banyak yang gundul?” tanya Pramono.Baca juga: Pramono Targetkan Penampungan Pedagang Pasar Kramat Jati Rampung dalam 5 Hari“Iya,” jawabnya.Menanggapi hal tersebut, Pramono menilai tulisan Naila mencerminkan realitas kondisi lingkungan di Indonesia saat ini.Ia menyebutkan, penggundulan hutan diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya banjir di sejumlah wilayah.“Anak umur 12 tahun sudah memikirkan apa yang terjadi pada hari ini, yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan di Aceh. Apa pesanmu tentang sekarang yang terjadi? Saranmu apa?” tanya Pramono kembali.
(prf/ega)
Kala Siswa SD Ingatkan Bahaya Penebangan Hutan, Pramono: Semoga Didengar Pembalak Liar
2026-01-11 23:45:09
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:00
| 2026-01-11 22:20
| 2026-01-11 22:06
| 2026-01-11 21:55
| 2026-01-11 21:22










































