- Membangun kekayaan bukan hanya sekadar menambah penghasilan. Ini soal mengubah pola pikir dan kebiasaan sehari-hari yang selama ini membatasi.Banyak orang terjebak di kelas menengah karena masih mempertahankan kebiasaan lama yang tidak mendukung pertumbuhan finansial.Orang kaya sadar betul bahwa kesuksesan finansial datang dari cara berpikir jangka panjang dan manajemen waktu yang efektif. Mereka mengubah kebiasaan yang selama ini menghambat dan menggantinya dengan pola yang mendukung pembentukan kekayaan.Baca juga: Menurut Warren Buffett, Ini 5 Kesalahan Finansial yang Bikin Kelas Menengah Sulit KayaDikutip dari New Trader U, Minggu , berikut 10 kebiasaan yang secara konsisten ditinggalkan orang kaya setelah keluar dari kelas menengah:Orang kaya tidak hanya mengandalkan gaji atau upah per jam. Mereka beralih ke kepemilikan aset yang menghasilkan pendapatan pasif, seperti bisnis, properti, dan investasi dividen. Pendapatan pasif memungkinkan uang bekerja tanpa keterlibatan waktu langsung.Berbeda dengan kelas menengah yang bertukar waktu dengan uang, orang kaya memanfaatkan leverage dari aset yang dimiliki. Ini adalah pergeseran pola pikir dari karyawan ke investor yang utama dalam membangun kekayaan.Waktu luang yang dulu diisi dengan menonton televisi atau scrolling media sosial, kini digunakan untuk aktivitas produktif. Orang kaya memilih membaca, belajar, membangun relasi, atau mengembangkan usaha sampingan sebagai prioritas.Mereka tidak meniadakan hiburan, tapi mengurangi konsumsi pasif yang tidak memberikan nilai tambah. Dengan mengubah cara menggunakan waktu luang, mereka mempercepat pengembangan diri dan kekayaan.Baca juga: 10 Ciri Pola Pikir Orang Kaya yang Beda Jauh dari Kelas MenengahKebiasaan berpikir dalam hitungan bulan atau tahun diganti dengan pandangan puluhan tahun bahkan lintas generasi. Orang kaya fokus membangun kekayaan yang bertahan dan bisa diwariskan melalui perencanaan jangka panjang.Mereka membuat trust dan lembaga keluarga untuk menjaga aset agar terus berkembang. Sikap ini berbeda dengan kelas menengah yang sering mengejar kepuasan finansial sesaat.Orang kaya membangun berbagai sumber pendapatan sekaligus. Selain gaji, mereka mendapatkan penghasilan dari sewa properti, dividen saham, keuntungan bisnis, dan royalti kekayaan intelektual.Diversifikasi ini memberi perlindungan dan peluang lebih besar. Jika salah satu sumber berkurang, pendapatan lain tetap mengalir, menjaga kestabilan keuangan.Baca juga: 10 Aturan Finansial yang Jadi Pembeda Orang Kaya dan Kelas MenengahUtang konsumtif berbunga tinggi seperti kartu kredit dihindari dengan tegas. Orang kaya lebih memilih utang produktif yang digunakan untuk membeli aset bernilai yang nilainya meningkat.Utang buruk membebani keuangan dan menghambat pertumbuhan kekayaan. Sebaliknya, utang yang cerdas memberi leverage untuk mempercepat akumulasi aset.Menghindari risiko total membuat banyak orang tetap di zona nyaman tanpa kemajuan berarti. Orang kaya justru mengambil risiko yang sudah diperhitungkan dan terukur.
(prf/ega)
Rahasia Orang Kaya: 10 Kebiasaan yang Tidak Dilakukan Lagi Setelah Mapan
2026-01-12 04:27:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:51
| 2026-01-12 03:27
| 2026-01-12 03:23
| 2026-01-12 03:05
| 2026-01-12 02:43










































