Pria di Tasik Dirampok-Diborgol Geng Motor Modus Kopdar dengan Cewek

2026-01-16 11:03:09
Pria di Tasik Dirampok-Diborgol Geng Motor Modus Kopdar dengan Cewek
Pria berinisial RR (24) dirampok dan diborgol oleh geng motor di Tasikmalaya, Jawa Barat. Korban sebelumnya dijebak menggunakan akun Facebook palsu atas nama seorang wanita.Ketiga pelaku, yakni Emin (25) dan Arpan, yang merupakan warga Kelurahan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, dan satu pelaku lainnya, berinisial IW (23), masih dalam pengejaran polisi (DPO).Pelaku berhasil memperdaya RR hingga mau diajak bertemu pada Minggu . Di momen itulah RR disergap dan dirampok.Begitu korban tiba, para pelaku langsung menyergapnya tanpa banyak bicara. Emin memiting RR dari belakang sambil mengambil ponsel korban dari saku celananya.Arpan kemudian memukul perut korban dan memborgol tangannya, sementara IW menggeledah tubuh korban serta membuka bagasi sepeda motornya.Beruntung, RR berhasil melarikan diri. Motor dan ponsel korban raib dibawa pelaku.Dalam konferensi pers, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moch Faruk Rozi membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap dua dari tiga pelaku."Korbannya disekap, diborgol, kemudian diambil ponsel dan sepeda motor," kata Faruk."Salah seorang tersangka diamankan di daerah Tangerang. Ada dua yang berhasil kami tangkap, yaitu inisial A dan E, sementara inisial IW masih DPO," ujarnya.Hasil penyelidikan juga mengungkap bahwa para pelaku merupakan anggota geng motor.Baca selengkapnya di sini.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-16 09:58