Natal di Perantauan, Reni Rindu Ayam Kuah Lurus Khas NTT

2026-02-07 11:21:30
Natal di Perantauan, Reni Rindu Ayam Kuah Lurus Khas NTT
JAKARTA, – Gurihnya ayam kuah lurus, hidangan khas Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi kerinduan yang tak terwujud bagi Reni (35) pada perayaan Natal tahun ini, Kamis .Perempuan asal NTT itu harus merayakan Natal jauh dari kampung halaman karena menetap di Jakarta.Dengan mata berbinar, Reni bercerita bahwa ayam kuah lurus selalu hadir di meja makan keluarganya setiap Natal di NTT.Baca juga: Ratusan Doa Jemaat Hiasi Pohon Natal di GPIB Immanuel Jakarta"Ada yang dikangenin, ayam kampung istilahnya di sana tuh kuah lurus," ungkap Reni saat diwawancarai Kompas.com di GPIB Immanuel, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis.Ayam kuah lurus merupakan olahan ayam kampung yang direbus sederhana menggunakan lengkuas, serai, dan penyedap rasa. Meski tampil pucat, cita rasanya dikenal gurih dan khas.Reni mengaku selalu lahap menyantap hidangan favorit keluarganya itu bersama nasi putih."Jadi, warnanya putih dimasak kayak sop itu enak banget ayam kampung soalnya," sambung Reni.Selain ayam kuah lurus, Reni juga merindukan sate babi khas NTT yang biasanya dimasak keluarganya saat Natal.Di sisi lain, ia mengaku sedih karena tidak bisa menikmati hidangan-hidangan tersebut bersama keluarga di kampung halaman.Hal itu lantaran beberapa bulan lalu Reni sudah pulang ke NTT, sehingga pada Natal tahun ini ia memilih bertahan di Jakarta karena biaya perjalanan pulang kampung dinilai cukup mahal.Baca juga: GPIB Immanuel Jakarta Tanpa Dekorasi Mewah, Wujud Empati bagi Korban BencanaTak hanya rindu masakan rumah, Reni juga merindukan suasana ibadah Natal bersama keluarganya di NTT."Momen bersama tuh kaya pergi ke gereja ibadah bersama, kayak kemarin malam tanggal 24 biasanya kumpul semua keluarga entah dari mana pun ibadah semua sama-sama," ucap dia.Berbeda dengan Reni, jemaat asal Merauke bernama Rewinson (38) justru membawa istri dan kedua anaknya untuk merayakan Natal di Jakarta."Baru tahun ini Natal di Jakarta, karena kan pas liburan, jauh-jauh memang buat ibadah dan liburan," tutur dia.Ini merupakan kali pertama Rewinson dan keluarganya merayakan Natal di Jakarta. Mereka memilih beribadah di GPIB Immanuel karena tata cara ibadahnya dinilai serupa dengan yang biasa mereka jalani di daerah asal.Menjalani Natal perdana di Jakarta, Rewinson mengaku terkesan dengan suasana kota yang meriah.Ia mengaku takjub melihat dekorasi Natal yang menghiasi berbagai titik di Jakarta, termasuk kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-07 09:30