JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kebakaran yang melanda Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, tidak mengganggu pasokan pangan di Jakarta.Ia juga menegaskan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.“Aman, aman. Apa yang terjadi di lapangan tidak mengganggu sama sekali untuk kekurangan stok di Jakarta. Sehingga pasti enggak ada kenaikan harga lah untuk pepaya maupun pisang,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin .Baca juga: Pramono: Kerugian Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ditanggung AsuransiMenurut Pramono, kondisi stok pangan Jakarta saat ini bahkan tergolong cukup.Karena itu, ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan barang maupun lonjakan harga akibat kebakaran.Ia menegaskan, harga komoditas terutama buah-buahan masih terkendali.Pasokan pepaya, pisang, dan komoditas lainnya dipastikan tetap lancar meski mayoritas lapak buah-buahan tersebut hangus terbakar.“Karena stok kita kan sebenarnya agak berlebih ya kali ini, tahun ini,” lanjut dia.Selain memastikan pasokan dan harga pangan, Pramono juga menyampaikan kerugian pedagang akibat kebakaran akan ditanggung oleh asuransi yang dimiliki Perumda Pasar Jaya selaku pengelola.“Dirut Pasar Jaya sudah memberi laporan bahwa untuk kerugian itu karena diasuransikan, sehingga dengan demikian di-cover oleh asuransi,” kata Pramono.Baca juga: Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Sejumlah Sampel DibawaDiketahui, kebakaran yang melanda Pasar Induk Kramat Jati menghanguskan ratusan los buah dan membuat pengelola pasar menyiapkan penampungan sementara bagi pedagang yang terdampak.Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, memastikan jumlah los yang terbakar mencapai sekitar 350 unit.Ia menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut."Ini total di sekitar 350. Tidak ada korban jiwa," kata Agus.Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini meninggalkan kerusakan signifikan pada salah satu pusat distribusi pangan terbesar di Jakarta."Insya Allah tiga hari ke depan tempat penampungan pedagang ini sudah bisa dipergunakan oleh para pedagang," ucapnya.Baca juga: Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Kerugian Ditaksir Capai Rp 10 MiliarAgus menjelaskan, area penampungan sementara tersebut berada di bagian belakang kawasan pasar dan disiapkan agar aktivitas perdagangan tetap bisa berjalan.Ia juga memastikan operasional Pasar Induk Kramat Jati tidak terganggu secara keseluruhan karena kebakaran telah berhasil ditangani oleh petugas pemadam kebakaran."Masih bisa, masih bisa. Kami pastikan masih bisa. Kondisi tetap berjalan normal. Kemudian untuk jumlah kerugian sedang kita inventarisasi ya, teman-teman semuanya," tuturnya.
(prf/ega)
Pramono Pastikan Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Tak Ganggu Pasokan Pangan
2026-01-12 06:41:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:15
| 2026-01-12 07:11
| 2026-01-12 06:46
| 2026-01-12 06:19
| 2026-01-12 06:16










































