Baru BP yang Aman, Apa Kabar Stok BBM Shell dan Vivo?

2026-01-12 03:35:52
Baru BP yang Aman, Apa Kabar Stok BBM Shell dan Vivo?
JAKARTA, - Kondisi stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU swasta masih belum pulih.Sejak gangguan pasokan terjadi pada akhir Agustus 2025, hingga kini baru SPBU BP yang stoknya terisi kembali.Sementara itu, untuk SPBU swasta lainnya, seperti Shell dan Vivo, masih mengalami kekosongan stok BBM.Lalu, kapan stok BBM SPBU swasta normal kembali?Baca juga: Bahlil soal Penerbitan IUP di Raja Ampat: Saya Belum Ada di Muka Bumi!Untuk mengatasi kekosongan BBM, pemerintah telah mendorong badan usaha swasta memasok base fuel atau BBM murni dari Pertamina, yang memang masih memiliki sisa kuota impor BBM di tahun ini.Solusi itu ditawarkan sebab kuota impor BBM seluruh SPBU swasta sudah habis.Pada 2025, badan usaha swasta telah diberikan kuota impor sebesar 110 persen, atau naik 10 persen dari realisasi penjualan pada 2024.Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan tidak akan menambah kuota impor BBM.Maka dari itu, SPBU swasta perlu menjalin kerja sama business to business (B to B) dengan Pertamina jika ingin kembali mendapatkan pasokan BBM pada tahun ini.Hingga saat ini, dari tiga SPBU swasta besar, baru BP yang sepakat membeli stok BBM dari Pertamina, sedangkan Shell dan Vivo masih kosong pasokannya./Lidia Pratama Febrian Kondisi Sejumlah SPBU Shell di Jakarta Masih Kosong, Hanya V-Power Diesel TersediaMenteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan, keterisian BBM pada SPBU swasta bergantung pada kesepakatan dalam pembahasan B to B dengan Pertamina.Dia bilang, proses pembahasan tersebut masih terus berlangsung."Kan konsep B to B sudah dilakukan, tadi juga saya rapat sama Pertamina. Silakan saja secara B to B dikolaborasikan dengan baik," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis .Meski masih banyak SPBU swasta yang kosong stoknya, Bahlil menjamin tidak akan terjadi kelangkaan BBM.Menurutnya, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar mereka karena stok BBM secara nasional masih aman.


(prf/ega)