JAKARTA, - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyebut bahwa Sumatera Barat (Sumbar) membutuhkan anggaran Rp 13,52 triliun untuk biaya pemulihan pasca-bencana banjir bandang dan tanah longsor.Hal tersebut diungkapkan oleh Suharyanto dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian/Lembaga terkait di Banda Aceh, Minggu .Baca juga: Pemulihan Pascabencana di Sumatera Utara Butuh Anggaran Rp 12,8 Triliun“Kami laporkan untuk Sumatera Barat hasil penghitungan sementara dari Kemen PU untuk memulihkan ke sebelum terjadi bencana atau menjadi lebih baik, ini membutuhkan anggaran Rp 13,52 triliun,” kata Suharyanto dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.Suharyanto memastikan, kondisi di Sumatera Barat sudah lebih baik daripada Sumatera Utara dan Aceh yang turut terdampak akibat bencana alam ini.Sejauh ini, sebanyak dua kabupaten di Sumatera Barat, yakni Agam dan Pesisir Selatan, memerlukan penanganan khusus.“Agam, ini ada beberapa kecamatan, ada 5 nagari yang masih terisolasi. Dan Pesisir Selatan ada satu kecamatan dan tiga nagari yang terisolasi,” jelas dia.“Kemudian juga untuk daerah terdampak, ini dua kabupaten Pesisir Selatan dan Agam ada beberapa nagari, ini pun kami sudah drop logistik secara terus-menerus,” tambah dia.Suharyanto menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan di Kabupaten Pesisir Selatan masih dilakukan melalui jalur udara.Sementara itu, di Kabupaten Agam, penyaluran bantuan selain lewat jalur udara juga sudah dapat dilakukan melalui akses darat.Saat ini, satu-satunya jalan nasional yang masih terdampak berada di ruas Padang–Bukittinggi melalui Lembah Anai.Meski demikian, akses kedua wilayah tidak terputus karena tersedia sejumlah jalur alternatif.Untuk jalan provinsi, sejumlah titik masih dalam tahap perbaikan, yakni ruas Sicincin–Padang Pariaman menuju Malalak–Agam yang diperkirakan selesai dalam tiga minggu.Baca juga: BNPB: Butuh Anggaran 25,41 Triliun untuk Biaya Pemulihan Provinsi AcehSementara itu, perbaikan ruas Padang Luar–Bukittinggi menuju Maninjau ditargetkan rampung dalam satu minggu berdasarkan informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum.“Logistik sama Bapak Presiden, lengkap di Bandara Internasional Minangkabau. Per hari ini sudah tersalur 98,8 ton dan kami masih punya sisa 24,12 ton. Untuk komunikasi di Sumatera Barat sudah pulih 100 persen,” ujar dia.“Kemudian listrik, ini juga sudah pulih 100 persen. Untuk air, secara perlahan masih ada 21 kecamatan dan 7 kabupaten/kota yang masih dipulihkan. Kemudian untuk alutsista membantu dropping logistik untuk di Sumatera Barat juga cukup dan memadai,” lanjutnya.
(prf/ega)
Sumatera Barat Butuh Rp 13,52 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana
2026-01-12 06:08:42
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:20
| 2026-01-12 05:50
| 2026-01-12 05:41
| 2026-01-12 05:33
| 2026-01-12 05:05










































