Wali Kota Solo Siapkan Program Jukir Teladan, Hadiah Umrah hingga Motor untuk yang Terbaik

2026-01-13 02:59:30
Wali Kota Solo Siapkan Program Jukir Teladan, Hadiah Umrah hingga Motor untuk yang Terbaik
SOLO, — Wali Kota Solo, Respati Ardi, menginisiasi program juru parkir (jukir) teladan sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang bekerja dengan jujur, disiplin, dan memberikan rasa aman bagi pengguna jasa parkir.Program ini rencananya akan mulai diterapkan pada tahun 2026 dengan hadiah utama berupa perjalanan umrah dan kendaraan bermotor.“Kita buat ke depan program petugas parkir teladan. Hadiahnya umrah, beasiswa, dan lain-lain,” kata Respati dalam kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) petugas parkir di Gedung Graha Wisata, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Selasa .Baca juga: 95 Preman dan Jukir Liar Disikat, Komplek Pemda Bandung Kini LengangRespati menambahkan, selain hadiah umrah, pihaknya juga menyiapkan sepeda motor bagi juru parkir terbaik di setiap kecamatan.“Petugas parkir teladan, yang dedikasi tinggi, jujur, baik, untuk tahun depan nanti per kecamatan tak kasih motor satu-satu. Nanti motornya ada lima,” ujar Respati.Respati menjelaskan, indikator penilaian program jukir teladan akan disusun oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo agar prosesnya berlangsung objektif dan adil.“Saya siapkan kendaraan lima dari saya. Zonanya terserah Pak Kadishub atau kecamatan yang fair. Saya akan memberikan ini sebagai apresiasi bagi jukir-jukir yang jujur dan teladan,” imbuhnya.Baca juga: Gara-gara Klakson, Jukir di Cinere Dianiaya Pengendara Mobil Kepala Dishub Solo, Taufiq Muhammad, membenarkan bahwa program tersebut akan dijalankan mulai tahun depan.Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk motivasi bagi jukir agar bekerja lebih baik.“Dari Mas Wali minta ada sebuah penghargaan buat teman-teman jukir. Tadi ada penghargaan misalnya kayak tadi juara pertama diumrahkan. Terus ada lima petugas parkir per kecamatan terbaik akan diberi hadiah motor Beat. Berarti nanti 2026 (mulainya),” kata Taufiq.Pihaknya saat ini tengah menyusun indikator penilaian untuk menentukan siapa yang layak menjadi jukir teladan.“Kami akan menyusun seperti apa nanti penilaian-penilaiannya untuk petugas parkir yang teladan,” ujarnya.Salah satu juru parkir perempuan, Nanik Sutarni (71), menyambut baik rencana program tersebut. Ia mengaku senang karena pemerintah memperhatikan kesejahteraan jukir.“Ya boleh-boleh aja. Iya terima kasih (ada perhatian dari pemerintah),” kata Nanik.


(prf/ega)