UMK Solo 2026 Ditetapkan Rp 2,57 Juta, Buruh Kecewa: Ini Kekalahan yang Luar Biasa

2026-01-12 04:32:36
UMK Solo 2026 Ditetapkan Rp 2,57 Juta, Buruh Kecewa: Ini Kekalahan yang Luar Biasa
SOLO, - Serikat pekerja merasa kecewa dengan penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Solo 2026 sebesar Rp2.570.000.Angka tersebut lebih kecil dari usulan para buruh. Sementara itu, Wali Kota Solo mengklaim telah mengambil jalan tengah untuk buruh maupun pengusaha.Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Solo, Wahyu Rahadi, mengaku kecewa dengan keputusan penetapan UMK Solo 2026."Jadi kami merasa untuk kali ini kita harus bilang kecewa. Kenapa kita kecewa, pertama pemerintah tidak melihat apa yang kita usulkan," kata Wahyu di Solo, Jawa Tengah, Kamis .Dia mengatakan serikat pekerja telah mengusulkan kenaikan UMK Solo 2026 menggunakan perhitungan nilai alfa sebesar 0,9.Sehingga UMK Solo diharapkan mengalami kenaikan 7,7 persen dari yang awalnya Rp2.416.560 menjadi Rp2.602.610.Baca juga: UMK Solo 2026 Naik Rp153.440 Jadi Rp2.570.000Sayangnya usulan tersebut tak sesuai dengan harapan.Pemerintah memutuskan menggunakan penghitungan nilai alfa 0,66 untuk UMK Solo 2026. Sehingga kenaikan berada di angka 6,3 persen dan kini menjadi Rp2.570.000.Wahyu Rahadi menilai, angka tersebut jauh dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kota Solo berada di angka Rp 3,6 juta."Sedangkan kemudian pemerintah membuat keputusan dengan hanya 0,66. Kami mengusulkan 0,9 sehingga jumlahnya Rp2.570.000. Selisih hampir Rp1 juta dari kebutuhan hidup layak," kata dia.Dia menilai, dengan keputusan pemerintah itu, serikat pekerja semakin kesulitan dalam memperjuangkan upah layak buruh.Baca juga: UMK Solo 2026 Naik Jadi Rp 2.570.000, Wali Kota Respati Ardi: Ini Titik Tengah"Awalnya kami berharap dengan adanya Wali Kota yang muda kemudian, tahu dengan dunia industri itu kemudian berpihak," ungkap Wahyu.Pihaknya menyampaikan tidak bisa berbuat banyak dalam memperjuangkan upah layak bagi buruh."Ini adalah kekalahan yang luar biasa dari kami, teman-teman yang hari ini berjuang untuk kepentingan buruh. Sedih sekali pemerintah bahkan kalau kita lihat kemarin Solo itu yang pakai alpha paling rendah 0,66 di Soloraya. Yang lain sudah di atas Soloraya," imbuhnya.Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Solo, Muhammad Sulihudin, juga mengatakan kenaikan UMK Solo 2026 masih jauh dari hidup layak.


(prf/ega)