Wamensos Apresiasi Filantropi-Masyarakat Bantu Korban Bencana Sumatera

2026-02-02 07:10:55
Wamensos Apresiasi Filantropi-Masyarakat Bantu Korban Bencana Sumatera
Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan sejumlah mitra menggelar Run For Solidarity untuk korban bencana alam di Sumatera. Kegiatan lari ini digelar di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dengan jarak 10K, 5K, dan 3K, melibatkan total 10 ribu peserta dari berbagai latar belakang.Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, filantropi, dunia usaha, dan masyarakat yang bergotong royong membantu korban banjir serta longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. "Untuk itu, saya atas nama Kemensos ucapkan terima kasih dan hormat yang setinggi-tingginya kepada filantropi, kepada CSR dunia usaha dan kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan terlibat aktif," kata Agus Jabo, dalam keterangan tertulis, Minggu (21/12/2025).Lebih lanjut, Agus Jabo menjelaskan acara Run for Solidarity menjadi puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025. Ia menegaskan, rangkaian kegiatan HKSN 2025 merupakan wujud solidaritas seluruh pihak bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera."Rangkaian kegiatan HKSN tahun ini adalah bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah bencana banjir dan longsor di Sumatera, baik itu di Aceh, Sumatera Utara maupun Sumatera Barat. Kita berharap semoga situasi segera pulih dan kehidupan bisa normal kembali," jelasnya.Dalam kegiatan Run For Solidarity, selain berolahraga, peserta juga diajak berdonasi melalui barcode yang tersedia di berbagai titik lokasi acara sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan bersama. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memperkuat bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.Tak hanya itu, Agus Jabo pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat solidaritas."Mari kita terus perkuat solidaritas, persatuan kita, gotong royong kita sebagai jati diri Bangsa Indonesia agar kita menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang mandiri, bangsa yang adil dan makmur," tegasnya.Sejak rangkaian peringatan HKSN 2025 dimulai satu pekan lalu hingga pelaksanaan Run For Solidarity hari ini, donasi yang terkumpul melalui Kitabisa mencapai Rp371.438.062. Ditambah donasi dari Orang Baik di Kitabisa sebesar Rp400 juta, total donasi mencapai Rp 771.438.062.Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga batas akhir galang dana pada 25 Desember 2025. Masyarakat yang ingin berdonasi dapat mengakses tautan: kitabisa.com/bersamabantusumatrabangkit. Selain donasi dari Kitabisa, bantuan juga datang dari filantropi dan dunia usaha dengan total mencapai Rp 246.739.622.220. UNIQLO turut memberikan dukungan berupa 15.500 kaos, 6.500 pakaian, 1.000 snack box, serta donasi uang senilai Rp1,1 miliar.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-02 06:13