7 Ruas Jalan Nasional di Aceh Rusak Parah, Perbaikan Dikebut

2026-01-12 06:17:52
7 Ruas Jalan Nasional di Aceh Rusak Parah, Perbaikan Dikebut
JAKARTA, - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat pekerjaan on going (berjalan) di tujuh ruas jalan nasional di Provinsi Aceh yang rusak parah usai banjir dan longsor.Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama pascabencana di wilayah Sumatera, khususnya Aceh.“Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” ungkap Dody.Ketujuh ruas tersebut yakni  Jalan Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara yang terputus akibat runtuhnya Jembatan Krueng Tingkeum/Kuta Blang.Akses sementara saat ini dilayani melalui jalur alternatif dengan jembatan bailey di Awe Geutah, dengan target open traffic (buka akses) pada 17 Desember 2025.Sementara pemasangan jembatan bailey pada jembatan eksisting ditargetkan selesai 20 Desember 2025.Kedua, Jalan Kota Bireuen–Batas Bireuen/Bener Meriah, tepatnya di Jembatan Teupin Mane yang telah selesai dipasang Jembatan Bailey. Saat ini, sedang dalam uji coba Jembatan Bailey dan dilanjutkan dengan penanganan badan jalan yang mengalami amblas.Baca juga: Akses Jalan Nasional Tarutung-Batas Taput/Tapteng Tembus 42 KilometerSelanjutnya, Jalan Batas Bireuen/Bener Meriah–Batas Bener Meriah/Aceh Tengah masih terputus akibat tujuh jembatan yang rusak serta beberapa titik longsor dan amblas badan jalan, dengan target penyelesaian 30 Desember 2025.Penanganan juga dilakukan di Jalan Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara yang terputus akibat amblas dan putusnya badan jalan di beberapa titik.Penimbunan badan jalan pada ruas ini ditargetkan rampung 28 Desember 2025.Kelima ruas Jalan Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane masih dalam penanganan dua jembatan putus serta longsor badan jalan, dengan target ruas fungsional pada 30 Desember 2025.Keenam, ruas Jalan Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhok Seumot–Jeuram saat ini telah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua setelah dilakukan penimbunan oprit jembatan dan pemasangan jembatan darurat.Penyelesaian penanganan secara menyeluruh ditargetkan pada 25 Desember 2025. Sementara di ruas Jalan Geumpang–Pameue–Genting Gerbang–Simpang Uning, sebagian segmen telah fungsional.Sedangkan segmen lainnya masih dalam proses pengangkutan jembatan bailey serta penanganan longsoran dan penimbunan badan jalan, dengan target penyelesaian 30 Desember 2025.


(prf/ega)