CILACAP, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap memprioritaskan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi 16 keluarga korban longsor Cibeunying yang rumahnya hilang tertimbun material.Pembangunan huntara dilakukan sambil menunggu kajian geologi untuk menentukan batas wilayah terdampak secara akurat.Camat Majenang Aji Pramono mengatakan Pemkab telah menyiapkan lahan seluas 3,9 hektar di Desa Jenang sebagai lokasi pembangunan huntara. Saat ini, lahan tersebut memasuki tahap land clearing.“Kami prioritaskan 16 hunian sementara untuk mereka yang betul-betul terdampak longsor dan tidak memiliki rumah. Fokus kami itu dulu,” kata Aji kepada wartawan, Senin .Baca juga: Pencarian Korban Longsor Cibeunying Cilacap Ditutup dengan Tabur Bunga, 2 Korban Tak DitemukanAji menjelaskan tim dari BPBD dan ahli geologi dijadwalkan datang untuk memastikan area terdampak longsor.Kajian tersebut penting agar pendataan dan penentuan calon penerima huntara tepat sasaran.“Geologi akan mengecek yang terdampak itu sebenarnya di mana saja. Kami butuh data akurat agar penyiapan huntara sesuai kebutuhan,” ujarnya.Pembangunan fisik hunian sementara akan menjadi kewenangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemkab berharap proses pembangunan dapat berlangsung cepat.“Kami berharap secepatnya. Syukur kalau dua bulan selesai. Tapi semua tergantung kemampuan BNPB, kira-kira dalam satu bulan bisa membangun berapa unit,” kata Aji.Baca juga: 400 Selimut dan 380 Kasur Lipat Disebar buat Pengungsi Longsor CilacapSementara itu, pembangunan hunian tetap (huntap) direncanakan setelah proses administrasi dan penetapan wilayah relokasi selesai. Untuk saat ini, Pemkab menegaskan fokus utamanya adalah penyediaan huntara.“Huntara dulu yang kami selesaikan. Untuk hunian tetap nanti menyesuaikan proses administrasinya,” ujar Aji.Berdasarkan data awal Pemkab, terdapat sekitar 296 rumah yang terdampak bencana. Angka ini akan diperbarui setelah hasil kajian geologi keluar.Selain menyiapkan huntara, pemerintah juga memusatkan perhatian pada penanganan pengungsi.Sebanyak 25 tenda telah didirikan di Lapangan Wijaya Kusuma untuk menampung warga terdampak longsor.Baca juga: Gembiranya Anak-anak Korban Longsor di Cilacap Saat Dapat Mainan dari KapolriLongsor menerjang 17 rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, pada Kamis malam.Total, 46 orang jadi korban, dengan rincian 23 orang selamat, 21 orang meninggal dunia, dan dua belum ditemukan.
(prf/ega)
Cilacap Bangun Huntara untuk Korban Longsor Cibeunying, Menunggu Kajian Geologi
2026-01-12 06:48:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:15
| 2026-01-12 05:30
| 2026-01-12 04:26
| 2026-01-12 04:08










































