Rincian Tarif Listrik PLN 15–21 Desember 2025 untuk Semua Golongan Pelanggan

2026-02-03 12:14:24
Rincian Tarif Listrik PLN 15–21 Desember 2025 untuk Semua Golongan Pelanggan
 - Pemerintah memastikan bahwa tarif listrik PLN, baik subsidi maupun nonsubsidi, tidak mengalami perubahan pada triwulan IV (Oktober–Desember) 2025.Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan bahwa keputusan mempertahankan tarif listrik diambil untuk menjaga daya beli masyarakat.“Pemerintah berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, terjangkau, dan berkeadilan,” ujar Tri dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin .“Dengan mempertahankan tarif listrik hingga akhir tahun ini, kami ingin memberikan kepastian dan menjaga stabilitas bagi masyarakat serta dunia usaha,” tambahnya.Dengan keputusan tersebut, tarif listrik untuk periode 15–21 Desember 2025 tetap sama seperti sebelumnya.Lantas, bagaimana rincian tarif listrik untuk periode 15–21 Desember 2025?Baca juga: Catat, Ini Jadwal dan Ketentuan Diskon Tarif Tol 10-20 Persen pada Nataru 2025/2026Tri mengungkapkan, penetapan tarif listrik PLN sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024. Ketentuan ini mengatur penyesuaian tarif listrik dilakukan setiap tiga bulan.Adapun, beberapa parameter ekonomi makro yang dijadikan dasar penetapan tarif listrik adalah kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batu Bara Acuan (HBA).“Dengan menggunakan realisasi ekonomi makro untuk tariff adjustment triwulan IV Tahun 2025 di mana secara akumulasi pengaruh perubahan ekonomi makro tersebut seharusnya menyebabkan kenaikan tarif listrik,” kata Tri.“Namun, untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan tarif listrik tetap atau tidak naik,” tambahnya.Baca juga: PLN Bagikan Tips Menyalakan Listrik Rumah dengan Aman Setelah Terendam BanjirDilansir dari Antara, berikut rincian tarif listrik 15–21 Desember 2025 untuk semua pelanggan PLN:Baca juga: Beli Token Listrik Rp 50.000 dan Rp 100.000 di Rumah 900 VA Bisa Tahan Berapa Lama? Ini Hitungannya


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-03 10:17