Keraton Surakarta Gelar Jumenengan Dalem Nata Binayangkare Pakubuwono XIV, Simbol Naiknya Raja Baru

2026-01-12 05:48:50
Keraton Surakarta Gelar Jumenengan Dalem Nata Binayangkare Pakubuwono XIV, Simbol Naiknya Raja Baru
SOLO, – Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan menggelar Jumenengan Dalem Nata Binayangkare sebagai penobatan resmi Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIV pada Sabtu .Informasi tersebut disampaikan melalui surat undangan resmi yang diterima awak media Solo melalui pesan elektronik dan WhatsApp pada Rabu .Surat undangan itu ditandatangani oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbaikusuma Dewayani, putri tertua mendiang Pakubuwono XIII sekaligus ketua panitia acara Jumenengan Dalem. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa prosesi akan dimulai pukul 08.00 WIB.Saat dikonfirmasi Kompas.com, GKR Timoer membenarkan keaslian undangan tersebut.“Kami menyampaikan bahwa surat resmi mengenai pelaksanaan Hajad Dalem Jumengeng Dalem Nata Binayangkare SISKS Pakoe Boewono XIV yang beredar adalah benar dan sah dikeluarkan oleh Panitia Jumengeng Dalem Nata Binayangkare Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat,” kata GKR Timoer, Rabu .Baca juga: Kenangan Putra Tertua Pakubuwono XIII, Pernah Diajak Sang Ayah Naik Gunung Merapi Saat ErupsiIa berharap acara sakral tersebut dapat berlangsung lancar dan penuh makna.“Kami memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Surakarta serta rakyat Nusantara agar prosesi adat ini berjalan lancar, khidmat, dan penuh berkah,” ujarnya.GKR Timoer juga mengajak masyarakat menyambut raja baru dengan semangat persaudaraan dan kedamaian.“Mari kita sambut raja baru dengan suasana damai, rukun, adem ayem, dan penuh rasa hormat sebagaimana nilai-nilai luhur warisan Karaton Surakarta,” tutur GKR Timoer.Sebelumnya, Putra Mahkota Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamengkunegoro atau Gusti Purboyo, telah menyatakan diri sebagai Pakubuwono XIV.Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pemberangkatan jenazah Sri Susuhunan Pakubuwono XIII ke Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Bantul, Yogyakarta, pada Rabu .“Atas perintah dan titah Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, saya, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamangkunegoro, pada hari ini, Rabu Legi, 14 Jumadilawal Tahun Dal 1959 atau 5 November 2025, naik takhta menjadi Raja Keraton Surakarta Hadiningrat dengan gelar Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIV,” tutur Gusti dalam bahasa Jawa.KGPAA Hamengkunegoro merupakan putra laki-laki dari Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIII dengan Permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pakubuwono.Ia lahir di Surakarta pada 26 September 2002, saat ayahandanya masih bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Hangabehi.Kala itu, sang pangeran muda bernama Bandoro Raden Mas (BRM) Suryo Aryo Mustiko.Setelah sang ayah naik takhta pada tahun 2004, gelarnya berubah menjadi Gusti Raden Mas (GRM). Kemudian, saat menjadi Pangeran Putra, ia bergelar Gusti Pangeran Harya (GPH) Purboyo.Sebelum ditetapkan sebagai Putra Mahkota, gelarnya menjadi Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purboyo. Lalu pada 27 Februari 2022, ia resmi diangkat sebagai Pangeran Pati (Putra Mahkota) dengan gelar KGPAA Hamengkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram.Prosesi Jumenengan Dalem Nata Binayangkare PB XIV menjadi momentum penting bagi keberlanjutan tradisi dan legitimasi takhta Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.Acara ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara keraton dan masyarakat luas serta menjaga kelestarian budaya Jawa yang adiluhung.


(prf/ega)