Pramono Jelaskan Alasan Peresmian Sentra Fauna Lenteng Agung Kemarin Batal

2026-02-03 23:02:52
Pramono Jelaskan Alasan Peresmian Sentra Fauna Lenteng Agung Kemarin Batal
Peresmian Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung, Jakarta Selatan yang direncanakan Sabtu kemarin batal. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan alasannya."Saya yang batalin. Karena saya nggak mau kalau belum siap bener, air, listrik, dan sebagainya," kata Pramono di di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Minggu .Pramono menyebut fasilitas secara umum sudah siap. Namun karena masih ada detail yang kurang, Pramono menunda peresmian."Tetapi dari kecil aja belum siap, saya nggak mau," ucapnya.Pramono menjelaskan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jakarta memberikan rasa nyaman bagi pedagang yang dipindahkan. Jika semua layanan telah siap, para pedagang itu akan digratiskan sewa 6 bulan."Jadi saya ingin mereka juga nyaman berjualan di sana. Baik," ucapnya.Sebelumnya, Kepala Dinas PPKUKM Provinsi Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan sentra fauna dan kuliner di Lenteng Agung ini memiliki total 125 kios yang terbagi dalam beberapa zona sesuai fungsi dan jenis usahanya. Area relokasi ini direncanakan mulai beroperasi pada Sabtu , kemarin."Peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dijadwalkan pada 15 November 2025 melalui kegiatan soft launching. Acara ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan kawasan tersebut kepada masyarakat, sekaligus menandai dimulainya operasional kawasan," terang Elisabeth, Senin .Para pedagang yang pindah ke sentra hewan peliharaan ini akan mendapat insentif berupa pembebasan biaya sewa kios selama enam bulan pertama. Para pedagang burung di Pasar Barito Jaksel juga direlokasi ke sentra fauna ini."Relaksasi ini direncanakan berlaku selama enam bulan sejak para pedagang mulai beroperasi di lokasi baru, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam masa transisi awal usaha mereka," papar Elisabeth. Tonton juga video "Pramono Tepis Isu Pakan Harimau Ragunan Dibawa Pulang Petugas"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-03 23:30