JAKARTA, - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri, menyebut Indonesia berkomitmen mendorong perbaikan sistem perdagangan internasional yang adil dan inklusif. Pernyataan itu Roro sampaikan dalam “Strategic Forum Perdagangan Internasional: Masa Depan World Trade Organization (WTO) PascaKonferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-14 Maret 2026” secara virtual pada Selasa , di Bandung, Jawa Barat. Pemerintah berharap sistem perdagangan itu dalam waktu kedepan mendukung pembangunan di negara dunia ketiga.“Pada KTM WTO ke-14, Indonesia akan mengambil peran sebagai negara kunci dalam memperjuangkan reformasi sistem perdagangan multilateral yang inklusif dan berpihak pada pembangunan negara berkembang,” kata Roro dalam keterangan resminya, Rabu . Baca juga: Jokowi Serukan Bank Dunia, IMF, hingga WTO Redefinisi Sistem di Era Ekonomi Cerdas Menurut Roro, pemerintah akan aktif mengawal beberapa isu prioritas yakni, reformasi WTO, terutama menyangkut fungsi penyelesaian sengketa. Kemudian, persoalan kepastian hukum terkait kebijakan cadangan pangan publik guna mendukung ketahanan pangan nasional serta perlindungan nelayan kecil dalam isu subsidi perikanan. Selain itu, Indonesia juga mendorong aturan e-commerce tidak mengganggu kedaulatan digital dan ruang fiskal nasional serta pemberian fasilitas investasi yang berorientasi pembangunan. Pemerintah juga mendukung moratorium penerapan Non-Violation and Situation Complaints (NVSC) pada The Agreement on Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPs). Baca juga: Kesepakatan Tarif Dagang AS-RI Diteken Akhir Januari 2026 Menurut Roro, posisi kuat Indonesia di konferensi 14 WTO itu bisa semakin kuat melalui sinergi seluruh stakeholder. Oleh karenanya, Roro mengajak akademisi, praktisi hukum, pelaku usaha, dan media mendukung perjuangan Indonesia di WTO demi kepentingan nasional dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. “Hal ini sejalan dengan misi konstitusional untuk memajukan kesejahteraan umum melalui perdagangan yang adil,” tutur Roro. Baca juga: Wamendag Dorong Kerja Sama Industri Halal Negara D-8 Ditingkatkan
(prf/ega)
RI Komitmen Dorong Sistem Perdagangan Internasional Adil dan Inklusif
2026-01-11 04:01:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:04
| 2026-01-11 03:57
| 2026-01-11 03:16
| 2026-01-11 03:06
| 2026-01-11 02:09










































