YOGYAKARTA, - Para pedagang Pasar Induk Godean, Sleman resmi direlokasi hari ini Rabu . Boyongan para pedagang tersebut dimeriahkan dengan kirab sembilan gunungan yang dikawal prajurit bergodo.Kepindahan para pedagang dari Pasar Relokasi di Berjo, Kalurahan Sidoluhur ke pasar Induk Godean, Sleman itu diawali dengan acara kirab gunungan. Ada sembilan gunungan yang dikirab. Selain itu, prosesi juga diramaikan dengan prajurit bergodo, hingga tari topeng ireng. Warga pun antusias melihat prosesi ini, mereka tampak berjajar di pinggir jalan raya untuk menyaksikan arak-arakan kirab gunungan. Baca juga: Dugaan Korupsi Hibah Pariwisata, Eks Bupati Sleman Sri Purnomo DitahanBupati Sleman, Harda Kiswaya mengatakan para pedagang resmi pindah ke Pasar Induk Godean setelah pembangunan tempat parkir dan penataan sistem parkir dipastikan selesai. "Seperti yang pernah saya sampaikan, kalau parkir siap, manajemenya siap, (pedagang) pindah (ke pasar induk Godean). Sudah dibuktikan (parkir siap), ya pindah," ujar Bupati Sleman Harda Kiswaya di Pasar Induk Godean, Rabu . Harda Kiswaya menyampaikan, Pasar Godean saat ini mengusung konsep pasar tradisional dengan kemasan bangunan modern. Konsep ini bisa dilihat dari bangunan pasar induk Godean yang lebih terbuka. "Nantinya ini (pasar induk Godean) kan akan dilengkapi foodcourt juga," ucapnya. Pasar ini berada di lokasi yang strategis. Lokasinya berada tepat di pinggir Jalan Godean yang menjadi salah satu akses bagi wisatawan untuk menuju destinasi wisata di Kabupaten Kulon Progo. "Yang ke Pasar Godean itu juga saudara-saudara kita dari Kulon Progo sisi timur, Bantul sisi utara, saya yakin pasar Godean ini akan menjadi pasar yang bagus untuk salah satu wisata belanja," urainya. Baca juga: Perlu Pengendalian Tikus, Sembilan Orang di Sleman Meninggal Terjangkit LeptospirosisKepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih menuturkan mulai 29 Oktober 2025 ini semua pedagang pindah dari pasar relokasi ke pasar induk Godean. "Harapan kami ini nanti di Bulan November semua pedagang sudah aktif berjualan," katanya. Mae Rusmi menuturkan Pasar Godean bisa menjadi sentra perekonomian Kabupaten Sleman wilayah barat.Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk bersama-sama mempromosikan sebagai wisata belanja dan kuliner di Sleman barat. "Kami dari pemerintah membantu promosi, nanti dinas-dinas akan diundang untuk belanja, kemudian ada fashion show komoditas dagangan. Dari sekolahan akan kita ajak ke sini (Pasar Induk Godean)," urainya. Baca juga: Cerita Sito, Mahasiswa di Sleman Jadi Dukuh di Usia 20 TahunKetua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Godean, Sri Kundari mengaku senang dan bersyukur pedagang bisa pindah ke pasar Godean. Sebagai bentuk rasa syukur, para pedagang mengelar acara Kirab Gunungan. "Kirab tadi 700 orang itu semua dari pedagang. Terus ada juga dari (komunitas) kebudayaan," ungkapnya."Doa kita, semoga kita di sini (Pasar Induk Godean) memang betul-betul ada kemakmuran dan rejeki yang lancar," ucapnya.
(prf/ega)
Kemeriahan Boyongan Pedagang Pasar di Sleman: Kirab 9 Gunungan Dikawal Prajurit Bergodo
2026-01-12 08:39:41
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:38
| 2026-01-12 07:28
| 2026-01-12 06:05










































